Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 15 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Muhammadiyah Perkuat Dakwah Kampus, Haedar Nashir Ingatkan Bahaya Politik Praktis

tim langit 7 Rabu, 15 April 2026 - 11:07 WIB
Muhammadiyah Perkuat Dakwah Kampus, Haedar Nashir Ingatkan Bahaya Politik Praktis
LANGIT7.ID-Jakarta; Penguatan dakwah Islam di lingkungan kampus dinilai menjadi langkah strategis dalam merespons dinamika pemikiran global sekaligus membangun peradaban yang berkemajuan. Perguruan tinggi dipandang sebagai ruang penting untuk mengintegrasikan nilai keilmuan dan keimanan secara seimbang.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa pendekatan dakwah di kampus tidak bisa disamakan dengan ranting berbasis teritorial. Lingkungan akademik membutuhkan cara yang mampu menghadirkan kenyamanan, membangun relasi yang kuat, serta menumbuhkan sikap inklusif.

Hal itu disampaikan dalam agenda Syawalan dan Pengukuhan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, Selasa (15/4). Ia menilai kampus merupakan ruang yang dinamis sehingga kehadiran Muhammadiyah harus mampu merangkul semua kalangan.

“Kampus adalah ruang yang dinamis. Muhammadiyah harus hadir sebagai rumah besar bagi semua, baik bagi bangsa maupun kemanusiaan semesta,” ujar dia dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).

Menurut Haedar, semangat Iqra menjadi fondasi utama dalam membangun peradaban Islam yang unggul. Tradisi membaca dan pengembangan ilmu pengetahuan menjadi kunci lahirnya peradaban besar yang mengintegrasikan ilmu dan iman, sekaligus memperkuat hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

Ia juga menekankan bahwa Muhammadiyah perlu terus menghadirkan alternatif peradaban di tengah arus pemikiran global yang kerap melahirkan humanisme sekuler. Meski menghargai perkembangan zaman, tanggung jawab untuk mencerdaskan umat dan bangsa tetap harus dijalankan.

“Dari komunitas, jamaah, kampus, hingga madrasah, kita harus terus berusaha mencerdaskan umat dan bangsa,” tegasnya.

Haedar turut mengingatkan pentingnya pendalaman pemikiran di tengah tantangan era kontemporer. Ia menilai orientasi pada politik praktis berpotensi memecah cara pandang dan mengaburkan kejernihan berpikir.

“Orientasi politik praktis sering membelah kita menjadi kawan dan lawan, sehingga mengaburkan kejernihan berpikir dan berdampak pada tindakan yang kurang bijak,” jelasnya.

Selain itu, ia menyoroti peran media sosial yang memiliki dua sisi, yakni sebagai sarana edukasi sekaligus berpotensi menyebarkan informasi menyesatkan. Karena itu, kader Muhammadiyah diharapkan mampu menyaring informasi dan tetap berkarakter ulil albab.

Ia juga mengajak seluruh kader, termasuk di lingkungan kampus, untuk memperkuat dakwah melalui pendekatan hikmah, mau’izhah hasanah, serta dialog yang baik. Dakwah diharapkan hadir dalam berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan budaya.

Di akhir penyampaiannya, Haedar menekankan pentingnya peran global Muhammadiyah melalui perguruan tinggi. Di tengah konflik dunia yang belum mereda, ia mendorong akademisi dan kader untuk terlibat dalam advokasi strategis di tingkat internasional.

Ia mengajak untuk mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih damai dan berkeadilan, serta menegaskan bahwa sekecil apa pun peran yang diambil tetap memiliki arti. Haedar optimistis peran aktif di kampus akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap misi dakwah Muhammadiyah yang mencerahkan dan memajukan, sekaligus melahirkan generasi yang mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan kemanusiaan global.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 15 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)