Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 02 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Prof. Sutrisno: Pendidikan Islam Miliki Peran dalam Proses Perbaikan Indonesia

Muhajirin Jum'at, 18 November 2022 - 18:56 WIB
Prof. Sutrisno: Pendidikan Islam Miliki Peran dalam Proses Perbaikan Indonesia
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam Universitas Sunan Kalijaga, Yogyakarta Prof H. Sutrisno, menilai pendidikan Islam memiliki peran besar dalam proses perbaikan Indonesia.

Pendidikan Islam terbagi menjadi tiga bagian yakni pendidikan yang berisfat formal, informal, dan nonformal.

Pendidikan Islam bersifat formal sangat banyak di Indonesia. Pondok pesantren sebagai warisan ulama nusantara terbesar dari Sabang sampai Merauke. Laporan Kementerian Agama RI menunjukkan, ada 26.975 pondok pesantren di Indonesia per Januari 2022.

Baca juga: 39 Calon Anggota Tetap PP Muhammadiyah Terpilih, Anwar Abbas Raih Suara Tertinggi

Belum lagi jumlah madrasah yang menjadi salah satu Pendidikan Islam formal di Tanah Air. Ada madrasah yang berdiri di lingkungan pesantren, ada pula yang berdiri sendiri.

Jumlahnya juga sangat banyak. Jumlah Pendidikan Islam dari unit Sekolah Islam dan perguruan tinggi agama Islam di Indonesia juga sangat banyak.

“Itu kalau kita lihat Pendidikan Islam yang formal. Tapi kalau melihat Pendidikan Islam informal seperti di lingkungan keluarga, tentu lebih banyak lagi. Karena terjadi proses Pendidikan di keluarga-keluarga muslim,” kata Sutrisno dalam webinar yang digelar Akademi Hikmah Channel, dikutip Jumat (18/11/2022).

Lembaga Pendidikan Islam nonformal pun demikian. Lembaga pendidikan jenis ini banyak tersebar di tengah masyarakat. Mula dari majelis taklim hingga taman kanak-kanak khusus pengajaran Al-Qur’an.

“Itu akan bertambah lagi jika ditambah dengan lembaga-lembaga pendidikan islam nonformal. Ada di tengah masyarakat dan lembaga-lembaga keagamaan seperti majelis taklim. Ini tentu bertambah lebih banyak lagi. Ini potensi luar biasa besar,” ujar Sutrisno.

Kemudian, secara normatif, pendidikan Islam menjadi ruh Pancasila, UUD 1945, hingga UU Pesantren, hingga UU Sisdiknas dan aturan-aturan turunannya.

Segi norma, Pendidikan Islam memiliki kontribusi memiliki peran nyata dalam pembangunan moral anak bangsa.

“Karena Pendidikan disebutkan untuk meningkatkan iman, takwa, akhlak mulia. Ini yang menjadi simpul terkuat,” kata Sutrisno.

Hanya saja, lembaga maupun norma-norma yang menjadi ruh dasar negara tidak diimplementasikan secara optimal. Ada kesenjangan antara yang normatif dengan realitas di lapangan (empiris).

Baca juga: Syekh Tahir Jalaluddin, Ulama Ahli Astronomi dari Minangkabau yang Mendunia

“Seharusnya arah Pendidikan Indonesia harus berlandaskan pada regulasi-regulasi tersebut. Itu yang seharusnya. Tapi realitsnya/empirisnya, itu yang terjadi di berbagai macam jenis lembaga pendidikan, ada kesenjangan atau jurang pemisah antara ‘yang seharusnya’ dan kenyataan atau yang normatif dan empiris,” ujar Sutrisno.

Belum lagi, banyak lembaga pendidikan Islam yang hanya menekankan pengajaran, bukanpendidikan. Padahal, pendidikan dan pengajaran memiliki perbedaan yang sangat mencolok. Pendidikan mengarah pada perbaikan perilaku anak didik. Sementara, pengajaran hanya sekadar mengajarkan pengetahuan.

Dia mencontohkan, ajaran rukun Islam dan iman. Jika pendekatan pengajaran, maka siswa hanya diperintahkan untuk menghafal butir-butir rukun Islam dan rukun Islam. sementara, Pendidikan menekankan anak didik untuk mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam rukun Islam dan rukun iman.

“Tapi yang terjadi baru pengajaran, belum Pendidikan. Pendidikan penekanannya adalah perbaikan perilaku, mulai dari merujuk pada sumber asli Al-Qur’an dan As-Sunnah,” ungkap Sutrisno.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 02 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)