Israel Abaikan Tenggat Waktu AS untuk Tingkatkan Bantuan ke Gaza, Kondisi Kemanusiaan Makin Memburuk
Nabil
Rabu, 13 November 2024 - 08:29 WIB
Israel Abaikan Tenggat Waktu AS untuk Tingkatkan Bantuan ke Gaza, Kondisi Kemanusiaan Makin Memburuk
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Berbagai kelompok hak asasi manusia internasional menyatakan Israel telah gagal memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan Amerika Serikat untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. AS sebelumnya mengancam akan memberi pembatasan bantuan militer jika Israel tidak memenuhi persyaratan tersebut.
Delapan organisasi kemanusiaan melaporkan pada Selasa bahwa kondisi di wilayah yang dilanda perang tersebut semakin memburuk dibandingkan sejak awal perang yang dimulai Oktober 2023.
Pada 13 Oktober, pemerintahan Presiden AS Joe Biden menginstruksikan Israel untuk meningkatkan aliran bantuan kemanusiaan ke Gaza. Jika gagal, Washington mengancam akan mengurangi dukungan militer kepada sekutu utamanya tersebut.
Baca juga: Nigeria Usul Solusi Dua Negara untuk Akhiri Konflik Gaza, Ini Langkah Konkretnya!
"Israel tidak hanya gagal memenuhi kriteria AS yang mendukung respons kemanusiaan, tetapi juga mengambil tindakan yang secara dramatis memperburuk situasi di lapangan, terutama di Gaza utara," kata kelompok-kelompok tersebut, termasuk Norwegian Refugee Council, Oxfam, Refugees International dan Save the Children.
"Situasi saat ini bahkan lebih mengerikan dibandingkan sebulan lalu," tulis mereka dalam pernyataan setelah lembaga-lembaga kemanusiaan menilai langkah-langkah Israel. Mereka menambahkan: "Israel telah gagal mematuhi tuntutan sekutunya – dengan biaya kemanusiaan yang sangat besar bagi warga sipil Palestina di Gaza."
Meski ada pernyataan dari kelompok bantuan tersebut, AS kemudian pada hari Selasa menyatakan tidak akan membatasi transfer senjata ke Israel.
Delapan organisasi kemanusiaan melaporkan pada Selasa bahwa kondisi di wilayah yang dilanda perang tersebut semakin memburuk dibandingkan sejak awal perang yang dimulai Oktober 2023.
Pada 13 Oktober, pemerintahan Presiden AS Joe Biden menginstruksikan Israel untuk meningkatkan aliran bantuan kemanusiaan ke Gaza. Jika gagal, Washington mengancam akan mengurangi dukungan militer kepada sekutu utamanya tersebut.
Baca juga: Nigeria Usul Solusi Dua Negara untuk Akhiri Konflik Gaza, Ini Langkah Konkretnya!
"Israel tidak hanya gagal memenuhi kriteria AS yang mendukung respons kemanusiaan, tetapi juga mengambil tindakan yang secara dramatis memperburuk situasi di lapangan, terutama di Gaza utara," kata kelompok-kelompok tersebut, termasuk Norwegian Refugee Council, Oxfam, Refugees International dan Save the Children.
"Situasi saat ini bahkan lebih mengerikan dibandingkan sebulan lalu," tulis mereka dalam pernyataan setelah lembaga-lembaga kemanusiaan menilai langkah-langkah Israel. Mereka menambahkan: "Israel telah gagal mematuhi tuntutan sekutunya – dengan biaya kemanusiaan yang sangat besar bagi warga sipil Palestina di Gaza."
Meski ada pernyataan dari kelompok bantuan tersebut, AS kemudian pada hari Selasa menyatakan tidak akan membatasi transfer senjata ke Israel.