Liga 2 Belum Mulai, LIB Perlu Rekomendasi Pemerintah
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 15 September 2021 - 22:16 WIB
Pemain AHHA Pati Nur Hidayat akan berjuang di Liga 2. (foto :Instagram/ @nurhidayatnh32)
Jadwal pertandingan Liga 2 musim 2021 masih terkatung-katung. Padahal, kompetisi Liga 1 sudah dimulai dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan belum dimulainya Liga 2 karena PT LIB masih menunggu rekomendasi dari pemerintah. Rencananya LIB akan mulai menggulirkannya pada 26 September 2021.
"Kami merencanakan Liga 2 bergulir mulai 26 September. Akan tetapi, tetap nanti bagaimana pemerintah, kami tak boleh mendahului," ujar Akhmad Hadian seperti dilansir antaranews, Rabu (15/9).
LIB, akan segera mengajukan proposal rekomendasi ke pemerintah setelah proses verifikasi 11 stadion calon tuan rumah selesai. Verifikasi diperkirakan tuntas paling lambat Kamis (16/9).
Baca juga:Haedar Nashir Lepas Tim Sepak Bola Muhammadiyah HWFC untuk Berlaga di Liga 2
Adapun yang dimaksud pemerintah dalam hal ini antara lain BNPB/Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Koordinator PPKM Jawa-Bali yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan serta Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali/Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Dalam proposal itu nantinya disertakan pula stadion-stadion tersebut. Dengan demikian, pemerintah dapat mempertimbangkan wilayah mana yang layak melangsungkan pertandingan penyisihan grup Liga 2, sesuai dengan kondisi Covid-19 atau status PPKM di sana, dan memberikan rekomendasi.
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan belum dimulainya Liga 2 karena PT LIB masih menunggu rekomendasi dari pemerintah. Rencananya LIB akan mulai menggulirkannya pada 26 September 2021.
"Kami merencanakan Liga 2 bergulir mulai 26 September. Akan tetapi, tetap nanti bagaimana pemerintah, kami tak boleh mendahului," ujar Akhmad Hadian seperti dilansir antaranews, Rabu (15/9).
LIB, akan segera mengajukan proposal rekomendasi ke pemerintah setelah proses verifikasi 11 stadion calon tuan rumah selesai. Verifikasi diperkirakan tuntas paling lambat Kamis (16/9).
Baca juga:Haedar Nashir Lepas Tim Sepak Bola Muhammadiyah HWFC untuk Berlaga di Liga 2
Adapun yang dimaksud pemerintah dalam hal ini antara lain BNPB/Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Koordinator PPKM Jawa-Bali yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan serta Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali/Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Dalam proposal itu nantinya disertakan pula stadion-stadion tersebut. Dengan demikian, pemerintah dapat mempertimbangkan wilayah mana yang layak melangsungkan pertandingan penyisihan grup Liga 2, sesuai dengan kondisi Covid-19 atau status PPKM di sana, dan memberikan rekomendasi.