home global news

Perusahaan Es Krim Terkenal Asal AS Gugat Unilever, Klaim Dibungkam Soal Gaza

Jum'at, 15 November 2024 - 08:04 WIB
Perusahaan Es Krim Terkenal Asal AS Gugat Unilever, Klaim Dibungkam Soal Gaza
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ben & Jerry's, merek es krim terkenal, mengajukan gugatan pada hari Rabu terhadap perusahaan induknya Unilever. Mereka mengklaim telah dibungkam dalam upaya mengekspresikan dukungan untuk pengungsi Palestina dan diancam akan membubarkan dewan direksi serta menuntut para anggotanya terkait masalah ini.

Gugatan ini menjadi tanda terbaru dari ketegangan yang telah lama terjadi antara Ben & Jerry's dan produsen produk konsumen Unilever, yang berencana melepaskan bisnis es krimnya tahun depan.

Pemisahan ini akan mencakup produsen es krim asal Vermont yang terkenal dengan produk Chubby Hubby-nya, meskipun para ahli tata kelola perusahaan mengatakan bahwa dewan merek tersebut, yang menjadi pusat gugatan baru, bisa menimbulkan tantangan dalam kesepakatan tersebut.

Baca juga: Ketegangan Meningkat! Israel Ancam Serang Setiap Upaya Pengiriman Senjata ke Hizbullah dari Suriah

Perpecahan pertama kali muncul antara Ben & Jerry's dan Unilever pada 2021 setelah produsen es krim mengatakan akan berhenti menjual produknya di Tepi Barat yang diduduki Israel karena tidak sesuai dengan nilai-nilai mereka. Langkah ini menyebabkan beberapa investor melepas saham Unilever.

Produsen es krim kemudian menggugat Unilever karena menjual bisnisnya di Israel kepada pemegang lisensinya di sana, yang memungkinkan pemasaran di Tepi Barat dan Israel terus berlanjut. Gugatan itu diselesaikan pada 2022.

Dalam gugatan barunya, Ben & Jerry's mengatakan bahwa Unilever telah melanggar ketentuan penyelesaian 2022 yang tetap dirahasiakan. Sebagai bagian dari perjanjian tersebut, Unilever diharuskan "menghormati dan mengakui tanggung jawab utama dewan independen Ben & Jerry's atas misi sosial Ben & Jerry's," menurut gugatan tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya