Sosiolog Sebut Sikap Pamer dan Gaya Hidup Salah Satu Penyebab Judi Online
Tim langit 7
Jum'at, 15 November 2024 - 15:00 WIB
ilustrasi
Fenomena maraknya judi online (judol) dalam masyarakat saat ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor sosial, terutama sikap pamer dan gaya hidup yang tidak realistis.
Menurut Sosiolog Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Tantan Hermansah, ada kesenjangan antara apa yang terlihat di media sosial dengan kondisi ekonomi sebenarnya.
"Kita bahas yang online, yang pertama masyarakat hari ini sedang mengalami fase dimana idealita sosial yang dia lihat pada realitas berbasis gawai entah itu handphone, laptop atau tablet tidak berbanding lurus dengan pendapatan yang dia bisa raih setiap hari, minggu bahkan bulan," kata Tantan.
Dia menyoroti pada era digital ini, banyak orang terpapar pada gambaran kehidupan mewah yang dipamerkan di berbagai platform media sosial. Meskipun sering kali itu hanyalah ilusi atau hasil editan, dampaknya cukup besar.
Baca juga:Menko PM Muhaimin Iskandar Nyatakan Judi Online Bencana Sosial
Sementara itu, masyarakat, terutama yang ekonominya terbatas, merasa tergoda untuk mengejar gaya hidup tersebut, meskipun pendapatan mereka tidak mencukupi.
Keinginan untuk terlihat sukses dan bergaya sering kali tidak sebanding dengan kenyataan finansial mereka.
Menurut Sosiolog Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Tantan Hermansah, ada kesenjangan antara apa yang terlihat di media sosial dengan kondisi ekonomi sebenarnya.
"Kita bahas yang online, yang pertama masyarakat hari ini sedang mengalami fase dimana idealita sosial yang dia lihat pada realitas berbasis gawai entah itu handphone, laptop atau tablet tidak berbanding lurus dengan pendapatan yang dia bisa raih setiap hari, minggu bahkan bulan," kata Tantan.
Dia menyoroti pada era digital ini, banyak orang terpapar pada gambaran kehidupan mewah yang dipamerkan di berbagai platform media sosial. Meskipun sering kali itu hanyalah ilusi atau hasil editan, dampaknya cukup besar.
Baca juga:Menko PM Muhaimin Iskandar Nyatakan Judi Online Bencana Sosial
Sementara itu, masyarakat, terutama yang ekonominya terbatas, merasa tergoda untuk mengejar gaya hidup tersebut, meskipun pendapatan mereka tidak mencukupi.
Keinginan untuk terlihat sukses dan bergaya sering kali tidak sebanding dengan kenyataan finansial mereka.