Mendikdasmen Tegaskan Sekolah Bukan Arena Kampanye: Guru Harus Netral di Pilkada 2024
Tim langit 7
Rabu, 20 November 2024 - 13:50 WIB
Mendikdasmen Tegaskan Sekolah Bukan Arena Kampanye: Guru Harus Netral di Pilkada 2024
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Jelang Pilkada 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyoroti pentingnya netralitas guru dalam proses demokrasi. Isu krusial ini mencuat seiring maraknya intimidasi politik terhadap tenaga pendidik di berbagai daerah.
Profesionalisme guru kembali diuji menjelang pesta demokrasi daerah. Berbagai bentuk tekanan politik kerap menghantui para pendidik, mulai dari iming-iming jabatan hingga ancaman mutasi ke wilayah terpencil.
"Saya ingin menekankan pentingnya menjaga profesionalisme guru dalam menghadapi Pilkada. Mereka tetap punya hak politik, tapi harus bijak dalam menjalankannya," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu'ti di Jakarta, dikutip Rabu (20/11/2024).
Baca juga: Mendikdasmen Prof Mu'ti Hadiri Milad ke-112 Muhammadiyah di Jatim, dan Launching Makan Siang Bergizi
Secara tegas, pimpinan Kemendikdasmen ini menekankan bahwa lembaga pendidikan harus steril dari aktivitas politik praktis. Sekolah sebagai tempat mencerdaskan bangsa tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu.
"Sekolah adalah tempat mendidik generasi bangsa, bukan tempat berkampanye. Mari jaga kesucian lembaga pendidikan dari kepentingan politik praktis," ujar dia.
Baca juga: Mendikdasmen Ajak Para Guru Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua
Profesionalisme guru kembali diuji menjelang pesta demokrasi daerah. Berbagai bentuk tekanan politik kerap menghantui para pendidik, mulai dari iming-iming jabatan hingga ancaman mutasi ke wilayah terpencil.
"Saya ingin menekankan pentingnya menjaga profesionalisme guru dalam menghadapi Pilkada. Mereka tetap punya hak politik, tapi harus bijak dalam menjalankannya," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Abdul Mu'ti di Jakarta, dikutip Rabu (20/11/2024).
Baca juga: Mendikdasmen Prof Mu'ti Hadiri Milad ke-112 Muhammadiyah di Jatim, dan Launching Makan Siang Bergizi
Secara tegas, pimpinan Kemendikdasmen ini menekankan bahwa lembaga pendidikan harus steril dari aktivitas politik praktis. Sekolah sebagai tempat mencerdaskan bangsa tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tertentu.
"Sekolah adalah tempat mendidik generasi bangsa, bukan tempat berkampanye. Mari jaga kesucian lembaga pendidikan dari kepentingan politik praktis," ujar dia.
Baca juga: Mendikdasmen Ajak Para Guru Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua