Yaqut Cholil Qoumas: Pemerintah Perlancar Akses Produk Halal UMK ke Pasar Internasional
Ahmad zuhdi
Kamis, 16 September 2021 - 12:00 WIB
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Foto: instagram gusyaqut
Mayoritas jumlah penduduk Indonesia adalah ummat Islam. Sayang, masih banyak ummat Islam yang terlilit dalam garis kemiskinan. Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut ada 10 juta warga Indonesia yang berada dalam kondisi miskin esktrem. Menyedihkan. Ditengah sumberdaya alam yang melimpah, anak negeri banyak yang kelaparan.
Banyak faktor memang. Mulai dari persoalan pendidikan, sosial dan budaya. Demikian sekilas disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada LANGIT7.ID yang menjadi penyebab.
Bagaimana Kemenag melihat pertumbuhan ekonomi dan perbankan syariah di Indonesia? Seperti apa perkembangan UU Pesantren? Berikut nukilannya:
Dari sisi ekonomi, umat Islam masih sangat jauh tertinggal. Wapres Makruf Amin mengatakan ada 10 juta orang miskin ekstrem di Indonesia. Menurut Anda apa penyebabnya?
Tentu banyak faktor, mulai dari pendidikan, sosial, dan juga budaya. Termasuk juga sentralisasi pembangunan.
Nah, pemerataan pembangunan yang digalakkan Presiden Joko Widodo saya kira menjadi upaya mengentaskan hal ini.
Kementerian Agama bersama Baznas juga telah memperteguh komitmen untuk mengokohkan ekosistem perzakatan di Indonesia. Kedua pihak bersinergi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat Indonesia dan mengokohkan ekosistem perzakatan Indonesia.
Banyak faktor memang. Mulai dari persoalan pendidikan, sosial dan budaya. Demikian sekilas disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada LANGIT7.ID yang menjadi penyebab.
Bagaimana Kemenag melihat pertumbuhan ekonomi dan perbankan syariah di Indonesia? Seperti apa perkembangan UU Pesantren? Berikut nukilannya:
Dari sisi ekonomi, umat Islam masih sangat jauh tertinggal. Wapres Makruf Amin mengatakan ada 10 juta orang miskin ekstrem di Indonesia. Menurut Anda apa penyebabnya?
Tentu banyak faktor, mulai dari pendidikan, sosial, dan juga budaya. Termasuk juga sentralisasi pembangunan.
Nah, pemerataan pembangunan yang digalakkan Presiden Joko Widodo saya kira menjadi upaya mengentaskan hal ini.
Kementerian Agama bersama Baznas juga telah memperteguh komitmen untuk mengokohkan ekosistem perzakatan di Indonesia. Kedua pihak bersinergi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan zakat Indonesia dan mengokohkan ekosistem perzakatan Indonesia.