Bintang MU Seharga Rp800 Miliar Lebih Nyaman Main Bersama Timnas, Ada Apa?
Nabil
Kamis, 21 November 2024 - 08:30 WIB
Bintang MU Seharga Rp800 Miliar Lebih Nyaman Main Bersama Timnas, Ada Apa?
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Bek Manchester United Matthijs de Ligt tampil sebagai starter dalam hasil imbang 1-1 Belanda melawan Bosnia dan Herzegovina pada Selasa malam. Namun yang menarik, media lokal De Telegraaf justru mengkritik tajam klub De Ligt, Manchester United, bukan performa sang pemain dalam artikel penilaian pemain pasca pertandingan.
Surat kabar Belanda tersebut menyindir bahwa 'pasti menyenangkan' bagi pemain berusia 25 tahun ini bermain dengan 'pemain-pemain yang lebih baik' saat membela timnas Belanda dibandingkan di Old Trafford. Mereka juga menyindir bahwa pemain-pemain Setan Merah 'lari menjauh' dari bola daripada menginginkannya.
De Ligt bergabung dengan United dari Bayern Munich dengan nilai transfer sekitar Rp800 miliar pada bursa transfer musim panas lalu. Dia sempat mendapat kritikan dari Gary Lineker setelah debut sebagai starter dalam kekalahan melawan Liverpool pada September, sementara media Belanda sempat menyarankan kariernya di timnas sudah berakhir karena penampilan mengecewakan di awal musim.
Namun performa bek tengah ini membaik dan dia menjadi pilihan utama di lini pertahanan di bawah asuhan Erik ten Hag dan kemudian Ruud van Nistelrooy, sekaligus mempertahankan posisinya di timnas di bawah Ronald Koeman.
Mengomentari penampilannya pada Selasa malam, De Telegraaf menulis: "Mungkin periode di klubnya Manchester United tidak mudah karena semua yang terjadi di sana. Tapi di Timnas Belanda dia bermain dengan penuh percaya diri. Koeman tidak perlu khawatir tentangnya di sini. Pasti menyenangkan baginya bermain dengan pemain-pemain yang lebih baik di Timnas dibanding di Manchester United. Di Belanda, setiap pemain menginginkan bola, tidak ada yang lari menjauh. Anda bisa lihat De Ligt dengan mudah berbalik saat lawan mengejarnya."
De Ligt mungkin baru saja mendapat dorongan besar untuk kariernya di United dengan pengangkatan Ruben Amorim sebagai pengganti Ten Hag. Pelatih Portugal ini dikenal dengan sistem 3-4-3 dan pemain Belanda tersebut kemungkinan akan memainkan peran kunci dalam formasi tiga bek di bawah mantan pelatih Sporting Lisbon ini, dengan peluang lebih besar masuk tim utama yang menggunakan tiga bek ketimbang dua.
Dia bersaing dengan Leny Yoro, Lisandro Martinez, Jonny Evans dan Harry Maguire untuk posisi starter di bawah asuhan pelatih berusia 39 tahun tersebut.
Surat kabar Belanda tersebut menyindir bahwa 'pasti menyenangkan' bagi pemain berusia 25 tahun ini bermain dengan 'pemain-pemain yang lebih baik' saat membela timnas Belanda dibandingkan di Old Trafford. Mereka juga menyindir bahwa pemain-pemain Setan Merah 'lari menjauh' dari bola daripada menginginkannya.
De Ligt bergabung dengan United dari Bayern Munich dengan nilai transfer sekitar Rp800 miliar pada bursa transfer musim panas lalu. Dia sempat mendapat kritikan dari Gary Lineker setelah debut sebagai starter dalam kekalahan melawan Liverpool pada September, sementara media Belanda sempat menyarankan kariernya di timnas sudah berakhir karena penampilan mengecewakan di awal musim.
Namun performa bek tengah ini membaik dan dia menjadi pilihan utama di lini pertahanan di bawah asuhan Erik ten Hag dan kemudian Ruud van Nistelrooy, sekaligus mempertahankan posisinya di timnas di bawah Ronald Koeman.
Mengomentari penampilannya pada Selasa malam, De Telegraaf menulis: "Mungkin periode di klubnya Manchester United tidak mudah karena semua yang terjadi di sana. Tapi di Timnas Belanda dia bermain dengan penuh percaya diri. Koeman tidak perlu khawatir tentangnya di sini. Pasti menyenangkan baginya bermain dengan pemain-pemain yang lebih baik di Timnas dibanding di Manchester United. Di Belanda, setiap pemain menginginkan bola, tidak ada yang lari menjauh. Anda bisa lihat De Ligt dengan mudah berbalik saat lawan mengejarnya."
De Ligt mungkin baru saja mendapat dorongan besar untuk kariernya di United dengan pengangkatan Ruben Amorim sebagai pengganti Ten Hag. Pelatih Portugal ini dikenal dengan sistem 3-4-3 dan pemain Belanda tersebut kemungkinan akan memainkan peran kunci dalam formasi tiga bek di bawah mantan pelatih Sporting Lisbon ini, dengan peluang lebih besar masuk tim utama yang menggunakan tiga bek ketimbang dua.
Dia bersaing dengan Leny Yoro, Lisandro Martinez, Jonny Evans dan Harry Maguire untuk posisi starter di bawah asuhan pelatih berusia 39 tahun tersebut.
(lam)