Kemenag Galakkan Gerakan Ayo Mengaji di Sekolah untuk Perkuat Literasi Al-Qur'an
Tim langit 7
Senin, 25 November 2024 - 06:00 WIB
ilustrasi
Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag) akan menggalakkan Gerakan Ayo Mengaji di sekolah. Terobosan ini diharapkan menjadi jawaban atas problem keterbatasan literasi tuntas buta aksara Al-Qur'an.
Inisiatif ini dibahas bersama dalam giat Literasi Al-Qur’an di Sekolah “Gerakan Ayo Mengaji” yang digelar Direktorat PAI di Bogor, 20 – 22 November 2024.
Hadir para Kepala Seksi PAI Kantor Kementerian Agama Kab/Kota, Guru PAI seluruh jenjang dan Pengawas PAI jenjang Dasar dan Menengah. Kemenag mencatat, ada sekitar 40 juta siswa muslim di sekolah pada seluruh jenjang pendidikan.
Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, berharap gerakan Ayo Mengaji membentuk gelombang-gelombang kecil yang terus membesar dalam konteks Tuntas Baca Al-Qur’an.
“Kita semua sedang berjihad fisabilillah. Barangsiapa yang mengajarkan agama dan Al-Qur’an adalah berjihad. Siap atau tidak Bapak dan Ibu sekalian memberikan pengajaran kepada sekitar 40 juta peserta didik beragama Islam di seluruh jenjang pendidikan?.” tanya M. Munir.
"Tanggungjawab besar menuntaskan buta aksara Al-Qur’an ini akan menjadi sebuah ladang pahala bagi guru-guru PAI yang juga memiliki kewajiban mendidik anak bangsa dalam rangka meningkatkan literasi pendidikan agama," sambungnya.
Program Tuntas Baca Al-Qur’an yang dicanangkan ini menjadi bagian dari Peta Jalan Pendidikan Agama Islam 2024-2029. Imisiatif ini didorong agar dapat menjadi program prioritas pemerintah.
Inisiatif ini dibahas bersama dalam giat Literasi Al-Qur’an di Sekolah “Gerakan Ayo Mengaji” yang digelar Direktorat PAI di Bogor, 20 – 22 November 2024.
Hadir para Kepala Seksi PAI Kantor Kementerian Agama Kab/Kota, Guru PAI seluruh jenjang dan Pengawas PAI jenjang Dasar dan Menengah. Kemenag mencatat, ada sekitar 40 juta siswa muslim di sekolah pada seluruh jenjang pendidikan.
Direktur Pendidikan Agama Islam, M. Munir, berharap gerakan Ayo Mengaji membentuk gelombang-gelombang kecil yang terus membesar dalam konteks Tuntas Baca Al-Qur’an.
“Kita semua sedang berjihad fisabilillah. Barangsiapa yang mengajarkan agama dan Al-Qur’an adalah berjihad. Siap atau tidak Bapak dan Ibu sekalian memberikan pengajaran kepada sekitar 40 juta peserta didik beragama Islam di seluruh jenjang pendidikan?.” tanya M. Munir.
"Tanggungjawab besar menuntaskan buta aksara Al-Qur’an ini akan menjadi sebuah ladang pahala bagi guru-guru PAI yang juga memiliki kewajiban mendidik anak bangsa dalam rangka meningkatkan literasi pendidikan agama," sambungnya.
Program Tuntas Baca Al-Qur’an yang dicanangkan ini menjadi bagian dari Peta Jalan Pendidikan Agama Islam 2024-2029. Imisiatif ini didorong agar dapat menjadi program prioritas pemerintah.