home wirausaha syariah

Airlangga Hartarto: Surplus Neraca Perdagangan Januari-Agustus USD19,17 Miliar

Kamis, 16 September 2021 - 18:25 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Langit7/Istock
Sejalan dengan pemulihan pandemi Covid-19 yang saat ini tengah dilakukan pemerintah, juga sejalan dengan upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dilakukan dengan berbagai kegiatan, termasuk peningkatan ekspor dan investasi. Hal itu dilakukan demi mempertahankan sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Seperti diketahui, pada kuartal II - 2021, pemulihan ekonomi telah mencapai angka 7,07 persen secara tahunan (yoy). Pencapaian ini merupakan yang tertinggi sejak 2004 lalu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, hal itu bisa terwujud tidak lepas dari kinerja sektor industri nasional yang terus membaik seiring dengan kenaikan harga komoditas. Termasuk pulihnya negara mitra dagang Indonesia.

Hari ini, lanjut Airlangga, Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis data kinerja perdagangan luar negeri. Dari data tersebut menunjukkan, neraca perdagangan telah mengalami surplus sebesar Rp4,74 miliar, di mana ekspor tumbuh 64,1 persen (yoy).

"Dilanjutkan dengan pertumbuhan impor 55,26 persen (yoy) untuk barang modal dan bahan baku," jelasnya dalam diskusi virtual Kompas Talks: Peran dan Tantangan KEK Mendorong Ekspor, Kamis (16/9).

Capaian tersebut merupakan surplus 16 bulan berturut-turut dan memecahkan rekor tertinggi sejak Desember 2006 lalu. Secara kumulatif, surplus neraca perdagangan sejak Januari-Agustus tahun ini telah mencapai USD19,17 miliar.

Airlangga mengatakan, capaian itu perlu terus dipertahankan agar menjadi faktor akselerasi bagi PEN.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya