Kabar Mengejutkan! Mahmoud Abbas Akhirnya Tunjuk Penerus Kepemimpinan Palestina
Nabil
Kamis, 28 November 2024 - 07:49 WIB
Kabar Mengejutkan! Mahmoud Abbas Akhirnya Tunjuk Penerus Kepemimpinan Palestina
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Rabu mengumumkan sosok yang akan menggantikannya dalam masa transisi ketika jabatannya kosong. Keputusan ini secara efektif menghapus keterlibatan Hamas dalam proses suksesi mendatang.
Abbas yang kini berusia 89 tahun masih memimpin meski masa jabatannya sebagai kepala Otoritas Palestina berakhir pada 2009. Selama ini dia menolak tekanan untuk menunjuk penerus atau wakil presiden.
Baca juga: Israel Tembak Jatuh Drone Penyelundup Senjata dari Mesir, Ketegangan Meningkat di Perbatasan
Berdasarkan hukum Palestina saat ini, ketua Dewan Legislatif Palestina (PLC) mengambil alih Otoritas Palestina jika terjadi kekosongan kekuasaan. Namun, PLC yang mayoritas anggotanya berasal dari Hamas sudah tidak ada sejak Abbas secara resmi membubarkannya pada 2018. Pembubaran ini terjadi setelah lebih dari satu dekade ketegangan antara partai sekulernya, Fatah, dan Hamas yang menggulingkan Otoritas Palestina dari kekuasaan di Jalur Gaza pada 2007.
Melalui dekrit, Abbas menetapkan ketua Dewan Nasional Palestina, Rawhi Fattuh, sebagai penggantinya sementara jika posisi tersebut kosong.
Baca juga: Hezbollah Lebanon Tegaskan Lanjutkan Perlawanan Meski Ada Gencatan Senjata dengan Israel
"Jika posisi presiden otoritas nasional menjadi kosong tanpa adanya dewan legislatif, presiden Dewan Nasional Palestina akan mengambil alih tugas-tugas tersebut untuk sementara," bunyi dekrit tersebut.
Abbas yang kini berusia 89 tahun masih memimpin meski masa jabatannya sebagai kepala Otoritas Palestina berakhir pada 2009. Selama ini dia menolak tekanan untuk menunjuk penerus atau wakil presiden.
Baca juga: Israel Tembak Jatuh Drone Penyelundup Senjata dari Mesir, Ketegangan Meningkat di Perbatasan
Berdasarkan hukum Palestina saat ini, ketua Dewan Legislatif Palestina (PLC) mengambil alih Otoritas Palestina jika terjadi kekosongan kekuasaan. Namun, PLC yang mayoritas anggotanya berasal dari Hamas sudah tidak ada sejak Abbas secara resmi membubarkannya pada 2018. Pembubaran ini terjadi setelah lebih dari satu dekade ketegangan antara partai sekulernya, Fatah, dan Hamas yang menggulingkan Otoritas Palestina dari kekuasaan di Jalur Gaza pada 2007.
Melalui dekrit, Abbas menetapkan ketua Dewan Nasional Palestina, Rawhi Fattuh, sebagai penggantinya sementara jika posisi tersebut kosong.
Baca juga: Hezbollah Lebanon Tegaskan Lanjutkan Perlawanan Meski Ada Gencatan Senjata dengan Israel
"Jika posisi presiden otoritas nasional menjadi kosong tanpa adanya dewan legislatif, presiden Dewan Nasional Palestina akan mengambil alih tugas-tugas tersebut untuk sementara," bunyi dekrit tersebut.