Ulama Sufi Syekh Muhammad Hisham Kabbani Meninggal Dunia, Berikut Profilnya
Tim langit 7
Jum'at, 06 Desember 2024 - 06:39 WIB
Ulama sufi, Syekh Muhammad Hisham Kabbani meninggal dunia pada Kamis (5/12/2024)
Ulama sufi, Syekh Muhammad Hisham Kabbani meninggal dunia pada Kamis (5/12/2024). Syekh Muhammad Hisham Kabbani merupakan merupakan seorang ulama muslim yang dikenal di seluruh dunia.
Ucapan belasungkawa datang dari berbagai penjuru dunia. Salah satunya dari ulama Pakistan, Dr. Muhammad Tahirul Al-Qadri, melalui akun X-nya @TahirulQadri. Disebutkan, Syekh Muhammad Hisham adalah sosok ulama yang sangat disegani.
Siapa sebenarnya Syekh Muhammad Hisham Kabbani? Berikut profilnya.
Syekh Muhammad Hisham al-Kabbani lahir pada 13 Safar 1364 atau 28 Januari 1945 dikenal seorang Sufi Muslim yang memiliki pengaruh besar di kalangan komunitas Lebanon-Amerika.
Syekh Kabbani selalu menekankan pentingnya membangun ketahanan masyarakat dalam menghadapi ekstremisme kekerasan. Ia menyampaikan pesan ini kepada para pemimpin Muslim di berbagai negara, mulai dari Afghanistan hingga Inggris.
Baca juga:Hadis tentang Ipar Adalah Maut: Tafsir UAS dan Syaikh Al-Qardhawi
Pendekatan tegasnya dalam mengkritik ekstremisme pernah menimbulkan kontroversi di kalangan sebagian Muslim Amerika. Syekh Kabbani menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang teknik kimia di Universitas Amerika, Beirut, Lebanon.
Ucapan belasungkawa datang dari berbagai penjuru dunia. Salah satunya dari ulama Pakistan, Dr. Muhammad Tahirul Al-Qadri, melalui akun X-nya @TahirulQadri. Disebutkan, Syekh Muhammad Hisham adalah sosok ulama yang sangat disegani.
Siapa sebenarnya Syekh Muhammad Hisham Kabbani? Berikut profilnya.
Syekh Muhammad Hisham al-Kabbani lahir pada 13 Safar 1364 atau 28 Januari 1945 dikenal seorang Sufi Muslim yang memiliki pengaruh besar di kalangan komunitas Lebanon-Amerika.
Syekh Kabbani selalu menekankan pentingnya membangun ketahanan masyarakat dalam menghadapi ekstremisme kekerasan. Ia menyampaikan pesan ini kepada para pemimpin Muslim di berbagai negara, mulai dari Afghanistan hingga Inggris.
Baca juga:Hadis tentang Ipar Adalah Maut: Tafsir UAS dan Syaikh Al-Qardhawi
Pendekatan tegasnya dalam mengkritik ekstremisme pernah menimbulkan kontroversi di kalangan sebagian Muslim Amerika. Syekh Kabbani menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang teknik kimia di Universitas Amerika, Beirut, Lebanon.