Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 02 Februari 2026
home lifestyle muslim detail berita

Beda Wilayah Beda Durasi: Intip Waktu Puasa Ramadan 2026 dari Arab hingga Skandinavia

esti setiyowati Ahad, 01 Februari 2026 - 21:00 WIB
Beda Wilayah Beda Durasi: Intip Waktu Puasa Ramadan 2026 dari Arab hingga Skandinavia
Ilustrasi buka puasa Ramadhan. Foto: Ist.
LANGIT7.ID-, Riyadh - Umat Islam di seluruh dunia tengah menantikan bulan Ramadan 2026. Penantian ini berbarengan dengan munculnya pertanyaan-pertanyaan mengenai durasi puasa Ramadhan.

Seperti diketahui beberapa tahun terakhir, durasi puasa Ramadhan lebih panjang karena bertepatan dengan musim panas.

Melansir Saudi Gazette, Ahad (1/2/2026), menurut perhitungan astronomi, Ramadhan diperkirakan akan dimulai pada Kamis, 19 Februari, sementara Idul Fitri diprediksi jatuh pada Jumat, 20 Maret, bergantung pada hasil pemantauan hilal.

Baca juga: Inilah Negara dengan Durasi Puasa Terpanjang & Terpendek di Ramadhan 2025

Penetapan waktu tersebut menempatkan Ramadan pada masa peralihan dari akhir musim dingin ke awal musim semi, sehingga menghasilkan durasi puasa yang lebih singkat dengan kondisi cuaca yang lebih sejuk daripada musim panas.

Durasi puasa di mayoritas negara Arab diperkirakan berkisar antara 12 hingga 13 jam per hari, sehingga menjadikan Ramadan 2026 menjadi salah satu periode puasa dengan waktu paling moderat dalam beberapa tahun terakhir.

Waktu puasa akan bertambah panjang beberapa menit seiring bergantinya hari, menjadikannya sedikit lebih lama di akhir bulan dibandingkan saat awal Ramadan.

Durasi puasa bervariasi di setiap negara, bergantung pada letak geografis dan garis lintangnya.

Wilayah di sekitar khatulistiwa memiliki waktu siang hari yang relatif stabil sepanjang tahun, sedangkan wilayah yang berada jauh di utara atau selatan mengalami perbedaan waktu yang lebih besar karena perubahan musim.

Baca juga: Ramadhan di Norwegia: Durasi Puasa Lebih Lama dan Tantangan dalam Mendidik Anak

Di sebagian besar negara Arab, puasa diperkirakan dimulai sekitar 12 jam 40 menit per hari, dan mencapai hampir 13 jam pada akhir Ramadhan.

Sementara di luar wilayah Arab, jam puasa meningkat semakin jauh ke utara. Seperti di Amerika Serikat, puasa di New York diperkirakan sekitar 12 setengah jam pada awal dan 13 jam lebih menjelang akhir Ramadhan.

Di Eropa, khususnya di Inggris, Jerman, dan negara-negara Skandinavia, jam puasa akan lebih panjang karena letak lintang yang lebih tinggi, meskipun tetap tidak seberat tahun-tahun sebelumnya.

Begitu juga di wilayah ujung utara seperti Rusia utara, Greenland, dan Islandia, umat Islam di tahun-tahun sebelumnya menghadapi periode puasa yang melebihi 16 jam atau hari yang sangat pendek.

Dalam kasus seperti itu, banyak yang mengikuti jadwal kota moderat terdekat atau mengadopsi waktu dari Mekkah.

Dengan durasi waktu yang lebih seimbang dan cuaca yang cenderung sejuk, Ramadan 2026 diharapkan menjadi momen ibadah yang lebih nyaman bagi umat Islam di berbagai belahan dunia.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 02 Februari 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
12:10
Ashar
15:29
Maghrib
18:20
Isya
19:33
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan