Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home community detail berita
Ramadhan di Seluruh Dunia

Ramadhan di Norwegia: Durasi Puasa Lebih Lama dan Tantangan dalam Mendidik Anak

Muhajirin Senin, 04 April 2022 - 11:00 WIB
Ramadhan di Norwegia: Durasi Puasa Lebih Lama dan Tantangan dalam Mendidik Anak
Bergen, Norwegia (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Umat Islam di seluruh dunia sudah menjalankan ibadah puasa Ramadhan tahun ini. Di Indonesia, puasa merupakan momentum yang disambut dengan berbagai macam tradisi sebagai bentuk Kebahagiaan. Namun, berbeda jika berpuasa di Norwegia.

Norwegia salah satu negara dengan empat musim. Durasi berpuasa pada musim semi seperti sekarang ini bisa mencapai 16,5-18,5 jam. Selain itu, berpuasa di negara ini memiliki tantangan tersendiri. Umat Islam jadi minoritas di sana.

Kondisi itu membuat umat Islam di Norwegia tidak merasakan euforia Ramadhan seperti di negara-negara mayoritas muslim seperti Indonesia, Malaysia, Turki, Mesir, Sudan, dan lain sebagainya. Di Norwegia, menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang sudah menjadi kebahagiaan.

Baca juga: 7 Pesepakbola Muslim Terbaik di Dunia, Ada dari Jerman Hingga Senegal

Muhammad Rahmad Royan, Mahasiswa Ph.D Norwegian University of Life Sciences, merasakan hal tersebut. Meski bisa puasa dengan khusyuk dan nikmat bersama keluarga, namun ia tak merasakan euforia Ramadhan seperti di Indonesia.

“Jadi, seperti bukan bulan ramadhan rasa-rasanya. Tak seperti kita di Indonesia yang alhamdulillah merasakan spirit ramadhan di mana-mana,” kata Royan kepada LANGIT7.ID, Senin (4/4/2022).

Kendati begitu, ada momen penting yang patut disyukuri. Memang, spirit Ramadhan di sana tak seperti di Indonesia. Ya, namanya juga minoritas. Tetapi, umat Islam di Norwegia tetap bisa bebas berkumpul untuk berbuka bersama dan tarawih berjamaah.

Durasi puasa musim semi yang mencapai 18 jam tidak jadi penghalang bagi Royan. Ia tetap puasa, karena itu kewajiban setiap muslim. Dia hanya merindukan euforia Ramadhan yang memang kurang kentara. Hanya seperti hari-hari biasa saja.

Ada agenda-agenda Ramadhan yang dibuat komunitas muslim di sana. Namun umumnya itu digelar di masjid-masjid. Ada kuliah khusus Ramadhan. Kadang komunitas muslim berdasarkan negara asal juga menghelat kajian Ramadhan.

“Umumnya di masjid. Islamic Center juga sering mengadakan kajian-kajian di bulan ramadhan. Sayangnya, jarang sekali yang berbahasa Inggris. Umumnya berbahasa Arab, Urdu, Somalia, dan norwegia,” tutur Rahmad.

Hanya sebatas itu yang bisa dilakukan. Norwegia memang memiliki aturan pembatasan kegiatan agama di ruang publik. Jadi, tak perlu berharap Melihat euforia bagi-bagi takjil atau tabligh akbar. kegiatan-kegiatan semacam itu hanya bisa dihelat di masjid-masjid dan rumah.

Tantangan lain berpuasa di Norwegia dirasakan bagi muslim yang sudah berkeluarga. Muslim yang masih bujang, kata Royan, tidak memiliki Tantangan yang signifikan. Justru tantangan itu dirasakan oleh mereka yang sudah berkeluarga dan punya anak.

Baca juga: Rendang Goes to Europe Angkat Kuliner Nusantara ke Eropa

“Nah, tantangan untuk mendidik anak untuk berpuasa sejak dini yang cukup berat. Saya dengar dari kawan-kawan yang anak-anaknya sudah menginjak usia 10 tahunan, yang bagi kita seharusnya sudah harus mendidik tegas anak untuk mematuhi perintah agama, termasuk menjalankan puasa,” tutur Royan.

Masalah ini memerlukan perhatian khusus. Terlebih, Norwegia merupakan negara sosialis. Negara membiayai segala kebutuhan anak, sehingga perlu sedikit hati-hati, karena negara merasa berhak atas anak masyarakat.

Dalam artian, anak dalam menjalankan puasa, misalnya, tak boleh ada unsur paksaan.

"Umumnya dalam mengatasi hal begini, kita komunitas muslim buat kajian khusus remaja, mengumpulkan anak-anak remaja sesama muslim, supaya mereka dalam menjalankan ibadah puasa tidak merasa sendirian (ada temennya). Intinya, anak diusahakan keras tetap diarahkan terus ke lingkaran-lingkaran komunitas muslim,” pungkas Royan.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)