Pemandangan Masjid Al-Aqsa sepuluh terakhir Ramadhan meriah dengan tenda-tenda itikaf. Puluhan tenda berdiri menebarkan warna-warna cerah di halaman masjid.
Mushala itu terletak di salah satu pojok ruangan. Dinding putih dilengkapi kusen berwarna hitam dan dipadukan pintu kuning menjadikan mushala sangat nyaman.
Menjalankan ibadah puasa di Korea Selatan benar-benar menguji iman. Hidup sebagai minoritas bukan perkara mudah, apalagi sambil menahan lapar dan dahaga.
Tradisi ini digelar pada hari ke-15 Ramadhan di pinggiran Matariya. Uniknya, acara buka puasa ini tidak hanya diikuti umat Islam saja, tapi juga umat Kristen.
YentI menyebut Islam merupakan agama misterius di Belgia, dan minoritas. Dia tak mengetahui banyak hal tentang Islam. Namun, pandangan itu perlahan berubah.
Perbedaan durasi membuat Ilham harus melakukan penyesuaian. Dia selama bertahun-tahun puasa 12 jam di Indonesia, yang membuatnya sempat kaget di Jerman.
China memiliki empat musim dalam satu tahun, yang menjadikan Ramadhan selalu punya tantangan tersendiri. Saat musim panas, umat Islam harus mempertebal iman.
Muslim di Taiwan minoritas. Di negara dengan slogan The One in Asia You Cant Miss itu, minoritas muslim selalu merindukan nuansa keislaman saat Ramadhan.
Muhammad Rahmad Royan merasakan hal tersebut. Meski puasa dengan khusyuk bersama keluarga, namun ia tak merasakan euforia Ramadhan seperti di Indonesia.