Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita
Ramadhan di Seluruh Dunia

Perbatasan Arab Saudi-Yaman bak Kota Mati Saat Ramadhan

Muhajirin Senin, 11 April 2022 - 11:41 WIB
Perbatasan Arab Saudi-Yaman bak Kota Mati Saat Ramadhan
Jumardi Harfin Muhammad di King Khalid University di Abha Aseer, Arab Saudi (foto: dok pribadi)
LANGIT7.ID, Jakarta - Suasana Ramadhan di Abha ‘Asir, Arab Saudi seumpama ‘kota mati’ sejak Subuh hingga Maghrib. Tidak ada masyarakat yang ngabuburit seperti di Indonesia. Bahkan, buka bersama pun jarang ditemui.

Abha merupakan daerah pinggiran selatan Arab Saudi yang berbatasan dengan Yaman. Suasana Ramadhan di kota ini jauh dari kebisingan. Hening dan sunyi. Masyarakat lebih memilih beraktivitas di dalam rumah menghabiskan waktu bersama keluarga.

Jumardi Harfin Muhammad, mahasiswa King Khalid University (Jamiatul Malik Khalid Abha), menyebut hal tersebut sebagai pemandangan dan pengalaman baru. Dua dekade berpuasa di tengah keramaian di Indonesia, ia tiba-tiba masuk dalam lingkaran orang-orang yang lebih suka sunyi saat bulan puasa.

Baca juga: Saudi Izinkan 1 Juta Jamaah Beribadah Haji, Ini Persyaratannya

“Puasanya jauh beda dengan Indonesia yang banyak orang berfoya-foya dan ngabuburit. Di sini, tidak ada orang jalan-jalan santai. Betul-betul sunyi. Siang kayak kosong, sepi, kebanyakan aktivitas di malam hari,” kata Jumardi kepada LANGIT7.ID, Senin (11/4/2022).

Jurmadi menuturkan, masyarakat muslim di Arab Saudi benar-benar memanfaatkan Ramadhan sebagai bulan memperbanyak amal ibadah. Seluruh jam pekerjaan dikurangi. Jika berjalan ke kota-kota, Kendaraan roda empat dan dua masih terparkir rapi di garasi rumah.

Selain fokus ibadah, alasan lain berdiam diri di rumah adalah cuaca. Jumardi menyebut Arab Saudi saat ini berada di penghujung musim semi. Meski begitu, hawa panas sudah terasa. Tenggorokan selalu kering. Apalagi jika terkena sinar matahari.

“Tenggorokan terasa kering, karena udara panas. Apalagi sekarang, sambil kuliah, kalau terkena sinar matahari, itu sangat terasa di tenggorokan,” ucap Jumardi.

Suasana akan berubah 180 derajat saat malam sudah tiba. Jelang buka puasa, masyarakat tidak ngabuburit. Mereka berdiri di pinggir jalan membagikan buka puasa. Terutama jalan-jalan menuju masjid.

“Banyak orang bersedekah. Kurma khusus dibagikan kepada masyarakat. Di pinggir jalan, banyak yang membagikan makanan buka puasa,” tutur pria asal Sinjai, Sulawesi-Selatan itu.

Saat waktu Isya tiba, umat Islam sudah memenuhi masjid-masjid. Mereka memakmurkan masjid dengan shalat tarawih berjamaah. Ada pula yang tilawah Al-Qur’an. Hingga jamaah yang i’tikaf semalam penuh.

Baca juga: Perjuangan Demi Rasakan Nuansa Ramadhan di Jepang dan Upaya Muslim Jaga Toleransi

Toko-toko dan restoran akan buka pada malam hari setelah tarawih hingga datang waktu sahur. Semua akan tutup kembali usai shalat Subuh hingga Maghrib. Hanya ada beberapa toko krusial yang buka seperti apotek.

“Suasana Ramadhan benar-benar terasa. kemudian, malam mayoritas masyarakat baru keluar tarawih,” jelas Jumardi.

Di sisi lain, konflik Arab Saudi dengan kelompok Houthi di Yaman tak mengurangi kekhusyukan puasa Ramadhan. Tidak ada gangguan. Semua masyarakat bisa menjalani ibadah puasa dengan normal, seperti hari-hari biasa.

“Kondisi umat Islam di sini aman, tidak ada gangguan, betul-betul menjalankan ibadah puasa dengan aman,” ujar Jumardi.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)