Mahasiswa Indonesia asal Sulawesi di Kairo menjadi relawan di Misr El-Kheir Foundation untuk mengemas bantuan sembako Ramadhan bagi warga Palestina di tengah semangat kemanusiaan.
Pemerintah Malaysia akan memberikan bantuan tunai sebesar RM500 atau sekitar Rp2 juta untuk setiap mahasiswa Indonesia di Malaysia yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra.
Rencana pembukaan Aceh Authentic Resto & Coffee di Kairo mendapat pendampingan penuh dari KBRI Kairo. Ribuan mahasiswa Indonesia dan kuatnya pasar kopi serta rempah Indonesia di Mesir membuat peluang investasi kuliner semakin menjanjikan.
Pertemuan Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq Mughni, dengan Dubes RI untuk Maroko, Yuyu Sutisna, menghasilkan komitmen memperkuat kerja sama pendidikan. Muhammadiyah siap memperluas jejaring internasional dan meningkatkan peluang beasiswa bagi kader muda ke Maroko.
PPI Belanda mengeluarkan pernyataan sikap terkait meninggalnya mahasiswa Indonesia saat mendampingi kunjungan kerja pejabat di Wina, Austria. Salah satunya, menolak keras segala bentuk permintaan maupun praktik pemfasilitasan perjalanan dinas pejabat oleh mahasiswa/i.
Seorang mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Belanda, Muhammad Athaya Helmi Nasution, dilaporkan meninggal dunia pada Rabu 27 Agustus 2025. Dia diduga meninggal saat menjalankan tugas memandu kunjungan pejabat Indonesia di Wina, Austria.
Yayasan Pengabdian Khirrij Al-Azhar (YPKA) menyalurkan beasiswa perdana kepada 42 mahasiswa Indonesia di Al-Azhar Kairo. Program ini diprakarsai alumni Al-Azhar untuk membantu mahasiswa Indonesia menyelesaikan studi. Inisiatif ini mendapat dukungan KBRI Kairo dan menjadi model kontribusi alumni untuk generasi penerus.
Saat ini, para WNI yang terdampak gempa di Turki ditampung di Wisma Duta, kediaman resmi Duta Besar. Berbagai masalah dihadapi oleh para WNI yang dievakuasi.
Sebanyak 5 mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang tergabung dalam tim Bamantara Eepisat berhasil menorehkan prestasi dengan menjadi juara III dalam ajang CanSat Competition
Ahmad Saiful Hamdani (25) seolah mendapat durian runtuh. Dia bisa meraih mimpi melanjutkan pendidikan tinggi di Madinah. Tahun ini, dia berkesempatan menjadi petugas pelayan tamu Allah yang datang ke Tanah Suci.
Perjalanan Andhika sampai ke Harvard tak mudah. Dia sempat merasakan kesulitan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi karena terkendala biaya. Namun, dia selalu mendapat dukungan dari sang kakak, sehingga mampu membuktikan biaya bukan masalah jika ada tekad kuat.
Syarif berhasil survive lantaran kedermawanan masyarakat Mesir kala itu. Warga Arab-Mesir bahu-membahu membantu pelajar muslim yang terlantar di sana dengan memberikan bantuan untuk makan dan tempat tinggal.