LANGIT7.ID, Yogyakarta - Sebanyak 5 mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang tergabung dalam tim Bamantara Eepisat berhasil menorehkan prestasi dengan menjadi juara III dalam ajang CanSat Competition yakni kompetisi internasional rancang, bangun dan peluncuran satelit, pada bidang kedirgantaraan (aerospace) di Virginia, AS,9-12 Juni 2022.
Kelima mahasiswa tersebut yakni Zulfikar Davbi Mahendra Fasya (Ketua Tim), I Made Nugi Edwika Ariwigangga (mekanik tim), Rafi’ Jusar Wishnuwardana (Manajer Proyek), Muhammad Aghist Fitrony (Manajer Proyek) dan Piko Permata Ilham Prasetyo ( bagian Hardware).
Baca juga: Pakai Nama Gus Dur, IAIN Pekalongan Resmi Punya Nama BaruDirektur PENS, Ali Ridho Barakhbah mengatakan CanSat Competition dilaksanakan melalui beberapa tahap dimulai dari pengajuan keikutsertaan (
application phase), laporan rancangan awal
(preliminary design report).
Kemudian, laporan rancangan kritikal
(critical design report), dilanjutkan dengan uji lingkungan
(environmental test). Tahap akhir berupa peluncuran dan penavigasian (
launch and flight) berupa penyelesaian misi
tethered payload pada CanSat Competition yang dilaksanakan di Virginia Tech, Blacksburg, Virginia.
"Pengumuman pemenang Minggu (12/6/2022). Alhamdulillah berhasil merebut juara III," kata Ali Ridho dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/6/2022).
Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Washington, D.C., Popy Rufaidah, menjelaskan CanSat Competition merupakan kompetisi rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh American Astronautical Society (ASS) bekerja sama dengan United States Naval Research Laboratory, NASA Goddard, Lockheed Martin, Virginia Tech, Siemens, Praxis, Kratos, dan NRV Rocketry.
Selain tim Bimantara Eepisat dari PENS Surabaya yang mewakili Indonesai, tim lain berasal dari sejumlah negara, Amerika Serikat, Argentina, Brazil, India, Inggris, Italia, Peru, Thailand, dan Polandia.
"Sebelum berangkat ke Virginia, AS, Tim Bamantara Eppisat lolos seleksi dari 49 tim dan menempati peringkat keempat dengan skor tertinggi untuk meluncurkan muatan satelit CanSat mereka di Virginia," katanya
Baca Juga: PTKIN, Solusi Pendidikan untuk Generasi MilenialDuta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya pencapaian tersebut menunjukkan kemampuan bangsa Indonesia yang membanggakan dan dapat disejajarkan dengan negara maju bidang keilmuan kedirgantaraan khususnya kajian satelit.
(sof)