LANGIT7.ID, Madinah - Ahmad Saiful Hamdani (25) seolah mendapat durian runtuh. Dia bisa meraih mimpi melanjutkan pendidikan tinggi di Madinah. Tahun ini, dia berkesempatan menjadi petugas pelayan tamu Allah yang datang ke Tanah Suci.
Ahmad merupakan mahasiswa asal Indonesia yang kuliah di Madinah. Dia terpilih usai ikut seleksi Rekrutmen Pendukung Panitia Penyelenggara
Ibadah Haji (PPIH) wilayah Arab Saudi untuk mahasiswa yang sedang belajar di Arab Saudi.
Pria asal Bandung, Jawa Barat itu merupakan alumni Pondok Pesantren Ummul Quro Bandung. Dia bertugas melayani jamaah haji sejak datang ke Madinah untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka.
Baca Juga: Kemenkes Pesan Tiga Hal untuk Petugas Penyelenggara Haji di Arab Saudi
“Bangga saya bisa melayani tamu Allah,” kata Ahmad kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah, Arab Saudi, dikutip Kamis (9/6/2022).
Ahmad meraih beasiswa di Universitas Islam Madinah sejak 2017 lalu. Selain itu dia juga mendapatkan bantuan kebutuhan lain seperti biaya pulang-pergi, apartemen gratis selama di Madinah, uang saku, uang makan, dan uang beli kitab, hingga visa gratis.
“Bus pulang pergi dari kampus ke Apartemen setiap harinya juga gratis,” kata Ahmad.
Ahmad mendapatkan beasiswa kuliah di Madinah setelah mengikuti tes secara
online. Tes dilakukan secara bertahap. Mulai dari tahap administrasi hingga tes wawancara.
“Harus bisa bahasa Arab, hafal Al-Qur’an. Syarat itu wajib dipenuhi. Cari beasiswa sendiri. Ketemu dan dapat informasi, saya daftar online. Lalu, saya isi ketentuan yang disyaratkan. Diseleksi berkas, saya lolos dan tes wawancara juga lulus,” kata Ahmad.
Baca Juga: Jubir PPIH: Ziarah Madinah Termasuk Paket Layanan HajiSetelah lulus S1 di Madinah, Ahmad berencana melanjutkan kuliah S2 di Madinah atau Turki.
“Kalau tidak di sini maunya di Turki. Bisa jadi petugas haji tahun ini, sebagai pengalaman sangat berharga bagi saya melayani jamaah haji Indonesia. Mabrur untuk jamaah haji Indonesia,” tutur Ahmad.
(jqf)