Di tengah badai perpecahan dan menjamurnya kelompok sesat, Rasulullah memberikan instruksi konkret: kembali ke akar. Keselamatan umat bukan pada jumlah faksi, melainkan pada keteguhan memegang Sunnah.
Populasi umat Islam di Eropa berdasarkan data terbaru pada tahun 2025, mencapai sekira 46 juta jiwa atau sekira 6% dari total populasi benua. Angka ini menunjukkan peningkatan dari semula 4,9% pada 2016, sebuah pertumbuhan yang tidak bisa lagi dianggap kecil.
Perjalanan kekuasaan Islam dari kesalehan khulafaur rasyidin menuju sistem kerajaan yang menutup pintu musyawarah, memicu gerakan oposisi batin yang melahirkan tasawuf di tengah kemelut politik.
Qardhawi mengingatkan: hukum Allah tak cukup ditegakkan lewat kekuasaan. Tanpa kesadaran moral rakyat, syariat hanya tinggal slogan politik di panggung negara.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri dialog MPUII di Jakarta. Ia bahas gagasan Indonesian Village Madinah, peran umat Islam, sejarah bangsa, hingga stabilitas nasional sebagai kunci pembangunan bersama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sejak awal, Islam tegak bukan hanya di atas doa dan pedang, tapi juga kekuatan harta. Dari Utsman bin Affan hingga Abdurrahman bin Auf, sahabat Nabi menunjukkan: kaya itu wajib dijalankan sebagai dakwah.
Tak hanya di bidang filantropi. Penyimpangan itu menjalar ke dimensi ibadah. Ribuan orang kaya rela menghabiskan biaya besar untuk haji berulang atau umrah Ramadhan. Padahal kewajiban haji hanya sekali.
Momentum Idul Fitri diharapkan tidak menjadi ajang pamer kekayaan (flexing) dan perilaku hedon atau hidup mewah. Peringatan ini disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI)
Di luar itu, keprihatinan muncul jika jumlah yang banyak itu tidak diimbangi dengan mutu sumber daya insani yang unggul. Tantangan saat ini adalah bagaimana membudayakan semangat maju, meningkatkan kualitas umat.