Menteri Fadli Zon Imbau Pentingnya Integrasi Tradisi Budaya dalam Inovasi Teknologi Pangan
Lusi mahgriefie
Ahad, 08 Desember 2024 - 15:00 WIB
Fadli Zon dalam Seminar Nasional Strategi Program Pertanian Menuju Indonesia Swasembada Pangan, Aula Gedung Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Bogor,
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan bahwa fokus dari memajukan kebudayaan adalah bagaimana menghidupkan pangan lokal, yang merupakan bagian dari budaya masyarakat setempat dan tidak dapat dipisahkan.
“Termasuk bidang pertanian. Banyak ekspresi budaya yang terkait dengan segala sesuatu terkait padi mulai dari menanam hingga memanen. Bagaimana bersatunya petani dengan alam dan budaya, ini ada di kebudayaan kita masing-masing,” ujar Fadli Zon dalam pidatonya di Seminar Nasional Strategi Program Pertanian Menuju Indonesia Swasembada Pangan, Aula Gedung Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Bogor, Sabtu (8/12/2024).
Menurutnya, kuliner adalah bagian dari produk budaya yang tidak dapat dipisah dari masyarakat. “Ini bagian yang kita ajukan ke UNESCO sebagai intangible heritage,” katanya.
Ia menambahkan bahwa tiga warisan budaya Indonesia yakni Reog Ponorogo, Kebaya, dan juga Kolintang telah menambah Warisan Budaya Takbenda Indonesia menjadi 16 warisan yang diakui UNESCO.
Baca juga:Menteri Fadli Zon Ajak Masyarakat Dukung Film Women From Rote Island Di Academi Awards ke 97
“Jamu yang salah satu diantaranya juga tentu memiliki keterkaitan dengan pertanian,” ungkap Fadli Zon.
Pada kesempatan itu Fadli mengajak semua pihak untuk bersama-sama memajukan pertanian di Indonesia, dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam strategi pertanian. Serta memadukan inovasi teknologi yang berakar pada tradisi dan budaya.
“Termasuk bidang pertanian. Banyak ekspresi budaya yang terkait dengan segala sesuatu terkait padi mulai dari menanam hingga memanen. Bagaimana bersatunya petani dengan alam dan budaya, ini ada di kebudayaan kita masing-masing,” ujar Fadli Zon dalam pidatonya di Seminar Nasional Strategi Program Pertanian Menuju Indonesia Swasembada Pangan, Aula Gedung Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Bogor, Sabtu (8/12/2024).
Menurutnya, kuliner adalah bagian dari produk budaya yang tidak dapat dipisah dari masyarakat. “Ini bagian yang kita ajukan ke UNESCO sebagai intangible heritage,” katanya.
Ia menambahkan bahwa tiga warisan budaya Indonesia yakni Reog Ponorogo, Kebaya, dan juga Kolintang telah menambah Warisan Budaya Takbenda Indonesia menjadi 16 warisan yang diakui UNESCO.
Baca juga:Menteri Fadli Zon Ajak Masyarakat Dukung Film Women From Rote Island Di Academi Awards ke 97
“Jamu yang salah satu diantaranya juga tentu memiliki keterkaitan dengan pertanian,” ungkap Fadli Zon.
Pada kesempatan itu Fadli mengajak semua pihak untuk bersama-sama memajukan pertanian di Indonesia, dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam strategi pertanian. Serta memadukan inovasi teknologi yang berakar pada tradisi dan budaya.