Asal Muasal Tahun Baru Dirayakan 1 Januari, Padahal Sebelumnya Sempat di Maret
Lusi mahgriefie
Senin, 09 Desember 2024 - 13:15 WIB
ilustrasi
Tanggal 1 Januari setiap tahun dunia merayakannya sebagai tahun baru. Masing-masing negara punya tradisi sendiri dalam perayaan pergantian tahun. Pernah kah terbesit mengenai siapa yang menentukan tanggal tersebut jadi tahun baru, dan bagaimana sejarahnya?
Dari berbagai sumber disebutkan bahwa dalam kalender republik Romawi dan kalender Julian mengakui tanggal 1 Januari sebagai awal Tahun Baru. Tanggal tersebut dipilih sebagian untuk menghormati Janus, dewa permulaan Romawi dan nama bulan tersebut. Mengutip dari britanicca.com.
Meskipun umat Kristen abad pertengahan berusaha mengganti 1 Januari dengan tanggal-tanggal yang lebih penting secara keagamaan, Paus Gregorius XIII membuat revisi kalender yang secara resmi menetapkan tanggal 1 Januari sebagai Hari Tahun Baru pada tahun 1582.
Tanggal tersebut secara bertahap diadopsi di Eropa dan sekitarnya; kemudian menyebar ke negara-negara yang tidak memiliki tradisi Kristen yang dominan.
Kalender Romawi Pertama
Pada masa itu manusia telah menandai waktu di kalender setidaknya selama 10.000 tahun, namun metode yang mereka gunakan bervariasi sejak awal.
Masyarakat Mesolitikum di Inggris melacak fase bulan. Orang Mesir kuno memandang ke arah matahari. Dan orang Tiongkok menggabungkan kedua metode tersebut ke dalam kalender lunisolar yang masih digunakan sampai sekarang.
Dari berbagai sumber disebutkan bahwa dalam kalender republik Romawi dan kalender Julian mengakui tanggal 1 Januari sebagai awal Tahun Baru. Tanggal tersebut dipilih sebagian untuk menghormati Janus, dewa permulaan Romawi dan nama bulan tersebut. Mengutip dari britanicca.com.
Meskipun umat Kristen abad pertengahan berusaha mengganti 1 Januari dengan tanggal-tanggal yang lebih penting secara keagamaan, Paus Gregorius XIII membuat revisi kalender yang secara resmi menetapkan tanggal 1 Januari sebagai Hari Tahun Baru pada tahun 1582.
Tanggal tersebut secara bertahap diadopsi di Eropa dan sekitarnya; kemudian menyebar ke negara-negara yang tidak memiliki tradisi Kristen yang dominan.
Kalender Romawi Pertama
Pada masa itu manusia telah menandai waktu di kalender setidaknya selama 10.000 tahun, namun metode yang mereka gunakan bervariasi sejak awal.
Masyarakat Mesolitikum di Inggris melacak fase bulan. Orang Mesir kuno memandang ke arah matahari. Dan orang Tiongkok menggabungkan kedua metode tersebut ke dalam kalender lunisolar yang masih digunakan sampai sekarang.