LANGIT7.ID-, Jakarta - - Aktris Amerika,
Anne Hathaway membuat gempar media sosial usai mengucap
Insya Allah dalam wawancaranya bersama majalah
People. Frasa insya Allah diselipkan Anne Hathaway saat ditanya tentang rencana kehidupannya.
"Saya hanya ingin memiliki hidup yang panjang dan sehat, insya Allah, semoga begitu. Saya merasa, pada dasarnya, saya tidak bisa takut pada
penuaan," ungkapnya dalam wawancara tersebut.
Baca juga: Anne Hathaway Jadi Sorotan Usai Ucap Insya Allah dalam WawancaraUcapan “insya Allah” yang dilontarkan Hathaway sukses mencuri perhatian publik, terutama dari
komunitas Muslim dan Arab-Amerika.
Menurut publik, frasa
insya Allah yang diucapkan Hathaway dinilai tepat dan tidak terkesan merendahkan.
Lalu, apa makna dari Insya Allah itu sendiri?
Mahmud Asy-Syafrowi dalam buku
"Sukses Dunia Akhirat dengan Doa-Doa Harian" mengatakan bahwa secara literal,
Insya Allah memiliki arti, "Bila Allah SWT menghendaki".
Kalimat ini umumnya diucapkan saat seseorang yang melakukan sesuatu dan berjanji akan melaksanakannya. Berdasarkan keterangan Al-Qur'an dan hadits, ada tiga makna yang terkandung dalam kata "Insya Allah".
1. Bentuk KeyakinanDalam kalimat insya Allah tersimpan keyakinan yang kuat bahwa Allah Ta'ala selalu terlibat dan punya andil dalam segala tindak tanduk manusia. Kesadaran akan kehadiran Allah SWT dapat menumbuhkan moral yang luhur atau akhlakul karimah.
Baca juga: Baca Dzikir Ini Sebelum Tidur, Insya Allah Dosa-Dosa DiampuniHanya orang-orang yang merasa dirinya senantiasa ditatap Allah SWT saja yang akan mampu menjaga diri dari segala bentuk pelanggaran. Inilah yang disebut Rasulullah sebagai ihsan, yaitu "Engkau menyebah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu" (HR Muslim).
2. Ekspresi TawadhuKata insya Allah menunjukkan bahwa manusia punya rencana, sedang Allah SWT punya kuasa. Artinya, kata insya Allah menunjukkan kerendahan hati seorang hamba sekaligus kesadaran akan kekuasaan Tuhan.
Sementara seseorang yang memastikan diri bahwa besok akan bertindak sesyatu, sesungguhnya telah terselip dalam jiwanya sifat sombong atau kibr.
3. Penyerahan Diri Dalam kata insya Allah terkandung suatu ketidakpastian akan apa yang terjadi esok. Segala rencana yang disusun sesungguhnya mengandung sejuta ketidakpastian di dalamnya.
Di satu sisi keyakinan dan kesadaran hal ini akan melahirkan motivasi untuk mempersiapkan rencana secara sempurna. Di sisi lain, sikap ini melahirkan penyerahan diri kepada kehendak Allah SWT setelah usaha yang dilakukan.
Baca juga: Makna Insya Allah, Tanda Tawakkal Hamba pada Sang PenciptaAllah SWT berfirman dalam surah Al-Hasyr ayat 18, yang berbunyi:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ
Artinya: "Hai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan"
Jadi, makna sejati dari kata Insya Allah adalah sebuah "kepastian", kecuali Allah SWT berkehendak lain.
(est)