LANGIT7.ID-, Spanyol - Soko, seorang kontestan MasterChef Spanyol asal Gambia, Afrika Barat terancam tidak bisa melanjutkan perjuangannya untuk mengikuti babak selanjutnya lantaran ia menolak "tantangan" juri untuk mengolah daging babi.
Dengan penuh keyakinan, Soko menjawab tantangan juri dengan pernyataan tegas dan menohok yaitu agamanya lebih penting dari apapun.
"Bagi saya, agama saya lebih penting daripada apa pun," kata Soko, dalam sebuah video yang menampilkan potongan tayangan MasterChef Spanyol di media sosial.
Hal ini kemudian memicu perdebatan sengit di dunia maya. Pro dan kontra muncul setelah Soko menolak memasak daging babi karena alasan agama, dan akibatnya, para juri menempatkannya dalam risiko eliminasi.
Tantangan juri untuk mengolah daging babi bermula usai Soko menuai kritik juri setelah ia selesai memasak sebuah menu.
Baca juga: Usai Viral Ucap Insya Allah, Anne Hathaway Dihadiahi Mushaf Qur'an dari FansKontestan yang berprofesi sebagai perawat itu sebelumnya dikritik juri karena menyalahgunakan potongan daging mahal di episode tersebut.
![Menolak Masak Daging Babi Meski Terancam Eliminasi, Kontestan MasterChef: Agama Saya Lebih Penting]()
(Soko, salah satu kontestan MasterChef Spanyol asal Gambia, Afrika Barat)
Lalu Soko mencoba membuat saus menggunakan steak entrecôte premium, setelah gagal menemukan bahan-bahan yang awalnya diinginkannya. Tindakan ini menimbulkan ketidakpercayaan dari panel juri.
"Panci ini bernilai €150. Hidangannya seharusnya tidak ternilai harganya," komentar salah satu juri.
Meskipun Soko meminta maaf dan mengakui bahwa ia telah gagal "menghargai" produk tersebut, namun situasi dengan cepat memanas ketika diskusi beralih ke memasak daging babi.
Soko menegaskan bahwa ia tidak akan menangani daging babi dalam keadaan apa pun.
Dia berkata kepada para juri, "Jika sesuatu itu haram, jika itu dilarang, maka jika Anda tidak bisa memakannya, Anda juga tidak boleh menyentuhnya."
Baca juga: Viral di Media Sosial, Kemenag Bantah Kabar Pemerintah Akan Kelola Dana Kas MasjidPernyataan itupun dibalas juri. "Di sini, kamu datang untuk memasak semuanya," ujar salah satu juri, sebelum akhirnya ia memberinya celemek hitam dan mengirimnya ke babak eliminasi.
Percakapan tersebut kemudian menjadi viral, lantaran terpecah pendapat mengenai apakah sikap kontestan tersebut seharusnya dihormati.
Bahkan tak sedikit yang mengkritik program tersebut karena menempatkan kontestan dalam posisi seperti itu.
Namun kabar baik, di akhir episode, Soko berhasil menghindari eliminasi karena para juri mengirim pulang kontestan lainnya bernama Vicente.
(lsi)