Kisah Hulagu Khan: Membunuh Khalifah Abbasiyah, Mengubah Wajah Peradaban Islam
Tim langit 7
Sabtu, 14 Desember 2024 - 04:40 WIB
Kisah Hulagu Khan: Membunuh Khalifah Abbasiyah, Mengubah Wajah Peradaban Islam
LANGIT7.ID-Kisah kekejaman tentara Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan takkan bisa dihapus bagi ingatan kaum muslimin. Hulagu Khan membunuh ribuan warga muslim Baghdad dan mengakhiri kekhalifahan Abbasiyah. Dia juga membunuh Khalifah Abbasiyah Al-Musta'shim Billah secara keji.
Eamon Gearond dalam bukunya berjudul Turning Points in Middle Eastern History menulis penaklukan kota Baghdad oleh tentara Mongol terjadi pada tahun 1258. Peristiwa ini dikenal sebagai titik balik kejadian yang mengubah wajah peradaban Islam hingga hari ini.
Ironisnya, durasi penaklukan ini hanya berlangsung selama 13 hari, dari tanggal 29 Januari sampai 10 Februari 1258 M. Selama berhari-hari pasukan Mongol menyiksa, memperkosa, dan menganiaya penduduk Baghdad tanpa henti.
Para ahli memperkirakan, paling tidak sejuta rakyat Baghdad meregang nyawa. Aroma cendana dari furniture berkualitas tinggi dan naskah-naskah akademik yang terbakar menyeruak seantero Baghdad selama berhari-hari.
Khalifah yang Lemah
Sebelum terjadinya invasi ke Baghdad, Dinasti Abbasiyah sejatinya sudah terbiasa membayar upeti tahunan kepada Mongol. Bahkan pada tahun 1251, pada saat Mongke Khan dilantik menjadi Khan Agung, Abbasiyah mengirimkan delegasinya untuk memberi penghormatan.
Kala itu, khalifah yang memimpin Dinasti Abbasiyah adalah Al-Musta'shim Billah. Ia dilantik menjadi khalifah pada tahun 1242 M. Di bawah pemerintahnya, negara tidak terkelola dengan baik.
Eamon Gearond dalam bukunya berjudul Turning Points in Middle Eastern History menulis penaklukan kota Baghdad oleh tentara Mongol terjadi pada tahun 1258. Peristiwa ini dikenal sebagai titik balik kejadian yang mengubah wajah peradaban Islam hingga hari ini.
Ironisnya, durasi penaklukan ini hanya berlangsung selama 13 hari, dari tanggal 29 Januari sampai 10 Februari 1258 M. Selama berhari-hari pasukan Mongol menyiksa, memperkosa, dan menganiaya penduduk Baghdad tanpa henti.
Para ahli memperkirakan, paling tidak sejuta rakyat Baghdad meregang nyawa. Aroma cendana dari furniture berkualitas tinggi dan naskah-naskah akademik yang terbakar menyeruak seantero Baghdad selama berhari-hari.
Khalifah yang Lemah
Sebelum terjadinya invasi ke Baghdad, Dinasti Abbasiyah sejatinya sudah terbiasa membayar upeti tahunan kepada Mongol. Bahkan pada tahun 1251, pada saat Mongke Khan dilantik menjadi Khan Agung, Abbasiyah mengirimkan delegasinya untuk memberi penghormatan.
Kala itu, khalifah yang memimpin Dinasti Abbasiyah adalah Al-Musta'shim Billah. Ia dilantik menjadi khalifah pada tahun 1242 M. Di bawah pemerintahnya, negara tidak terkelola dengan baik.