home otomotif

3 Metode Tambal Ban Tubeless, Mana yang Lebih Praktis dan Efektif

Rabu, 18 Desember 2024 - 22:10 WIB
Ilustrasi tambal ban tubeless (Foto: youtube.com/saudara motor)

LANGIT7.ID-Jakarta;Saat ini, hampir semua sepeda motor keluaran terbaru sudah menggunakan ban tubeless sebagai standar bawaan pabrik. Meskipun lebih praktis dan modern, namun dalam segi perlakuannya saat mengalami kebocoran akan tetap sama dengan ban tube type, yaitu harus ditambal.

Untuk menambal ban tubeless ini memiliki cara yang berbeda dengan menambal ban tube type, penambalan ban tubeless tidak perlu membongkar ban terlebih dahulu. Karena bisa langsung ditambal sesuai dengan titik kebocorannya dari luar ban.

Untuk menambal ban tubeless sendiri ada beberapa metode praktis dan efektif yang dapat digunakan. Metode untuk menambal ban tubeless sendiri adalah tip top, cacing, dan payung.

Semua metode untuk menambal ban tubeless ini menawarkan berbagai keunggulannya masing-masing. Karena itu, untuk menambal ban tubeless ini kamu harus bisa memilih metode mana yang tepat. Untuk lebih jelasnya tentang metode menambal ban tubeless ini, kamu bisa simak selengkapnya berikut ini.

1. Metode tambal ban tip top

Metode tambal ban tip top ini mirip dengan metode tambal ban tubeless dengan metode payung. Metode ini dilakukan dengan mesin press.

Bedanya, metode tambal ban tip top ini tidak menggunakan payung untuk menutup lubangnya. Tambal ban model tip top ini dianggap lebih bagus digunakan untuk mengalami kebocoran pada bagian samping karena sobek.

Caranya, ban dilepas dari velg kemudian ditambal dari bagian dalam. Hanya saja, penambal ban berbahan karet, jadi setelah dipanaskan otomatis menyatu dan menutup celah kebocoran.

2. Metode tambal ban cacing

Metode tambal ban yang satu ini seringkali dijumpai dan dipraktikan di tukang tambal ban di pinggir jalan karena lebih praktis, murah dan cepat dibandingkan dengan metode yang lain.

Sayangnya, menambal ban tubeless dengan metode cacing ini tidak ramah terhadap karet ban. Karena, prosesnya dilakukan dengan cara ditusuk, yaitu saat memasukan karet penambalnya. Dengan ditusuk, karet permukaan ban bisa rusak atau getas. Selain itu, tambalan yang tidak sempurna juga berpotensi mengelupas dan membuat area bocor melebar.

3. Metode tambal ban payung

Metode tambal ban yang terakhir adalah metode tambal ban payung. Metode tambal ban ini bisa dikatakan lebih sulit dari metode yang lainnya.

Sebab, tambalan ban dengan metode ini dilakukan pada bagian dalam ban menggunakan bulatan karet pipih yang kemudian di-press pada ban. Sehingga, ban motor harus dilepas terlebih dahulu dari velgnya.

Alat press akan menekan dan memberi panas dalam waktu yang sudah ditentukan. Setelah itu, bagian tengahnya yang mirip payung ditempelkan pada titik bocor dan lubang bisa tertutup sempurna.(*)

(hbd)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya