home masjid

Kisah Zubair bin Awwam: Orang Pertama yang Menghunuskan Pedang di Jalan Allah

Senin, 23 Desember 2024 - 19:32 WIB
Kisah Zubair bin Awwam: Orang Pertama yang Menghunuskan Pedang di Jalan Allah
LANGIT7.ID-Jakarta;Rasulullah SAW menjamin 10 sahabatnya masuk surga. Mereka yang beruntung itu adalah: "Abu Bakar di surga, Umar di surga, Utsman di surga, Ali di surga, Thalhah di surga, Zubair di surga, Abdurrahman bin Auf di surga, Sa’ad di surga, Sa’id di surga, Abu Ubaidah bin Jarrah di surga.”

Zubair yang dimaksud Rasulullah adalah Zubair bin Awwam. Beliau salah seorang sahabat yang mulia dan tidak pernah menduduki jabatan politik. Zubair adalah tentara sejati. Beliau wafat pada saat pecah konflik di tubuh umat Islam. Zubair ditikam saat sedang salat oleh seorang muslim pendukung Khalifah Ali bin Abu Thalib.

Kala itu, saat terjadi perselisihan antara sahabat, dua orang ahli surga dan termasuk orang yang dijamin masuk surga, yaitu Thalhah bin Ubaidillah dan Zubair bin Awwam berada di pihak yang berseberangan dengan Ali bin Abi Thalib.

Kedua orang sahabat Nabi ini, bertolak dari Makkah menuju Bashrah di Irak untuk menuntut ditegakkannya hukum atas para pembunuh Utsman. Peristiwa itu terjadi para tahun 36 H, puncaknya, terjadi Perang Jamal.

Berlinang air mata Ali bin Abi Thalib ra melihat sekedup ibunda Aisyah berada di tengah medan perang, lalu ia berteriak kepada Thalhah, “Wahai Thalhah, apakah engkau datang untuk memerangi pengatinnya Rasulullah, sementara istrimu aman berada di rumah?”

Lalu Thalhah pun terperanjat dengan ucapan tersebut. Ia berlari dari medan fitnah, namun sebuah anak panah lepas dari busurnya dan tepat menyasar urat kakinya. Karena pendarahan dari luka tersebut, setelah beberapa waktu, Thalhah radhiallahu ‘anhu pun gugur.

Ali juga mengingatkan Zubair, “Wahai Zubair, aku memanggilmu atas nama Allah. Tidakkah engkau ingat, suatu hari di mana engkau lalui bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, saat itu kita berada di suatu tempat, Rasulullah bertanya kepadamu, ‘Wahai Zubair, apakah engkau mencintai Ali?’
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya