home sosok muslim

KH Ahmad Lutfi Fathullah, Ulama Betawi yang Berjasa Mendigitalisasi Hadits

Senin, 12 Juli 2021 - 11:26 WIB
KH Ahmad Lutfi Fathullah berjasa dalam mendigitalisasi hadits di Indonesia (foto: mui.or.id)
Duka belum usai, air mata belum kering. Kembali tersiar kabar ulama asal Jakarta, KH Lutfi Fathullah, meninggal dunia pada Ahad sore (11/7/2021). Kabar tersebut menambah deretan ulama Tanah Air yang berpulang ke rahmatullah. Sehari sebelumnya, Sabtu (10/7/2021), tokoh dan ulama kharismatik Betawi, KH Abdurrasyid Abdullah Syafi’i dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, KH Zainuddin Djazuli, juga menghembuskan nafas terakhir.

Umat Islam, terlebih pembelajar ilmu hadits di Tanah Air tentu tak bisa bisa melupakan jasa-jasa KH Ahmad Lutfi Fathullah. Bisa dibilang, pria kelahiran Jakarta Selatan pada 25 Maret 1964 itu merupakan inisiator digitalisasi hadits di Indonesia. Karya beliau itu bisa dilihat melalui Aplikasi Perpustakaan Islam Digital. Sebuah karya yang tak bisa terlupakan. Akan selalu terlalu dikenang, terkhusus oleh umat Islam.

Melansir laman neliti.com/id, saat membuat kajian hadits dalam bentuk digital, KH Ahmad Lutfi Fathullah menggunakan teknik observasi dengan menggunakan metode deskriptif-analitis. Pengaruh Ketua Baznas DKI Jakarta itu dalam perkembangan ilmu hadits di Indonesia tak diragukan lagi.

Beliau terinspirasi mendigitalisasi hadits saat mengenyam pendidikan di Universitas Yordania pada awal 1990. Ia sempat mengikuti seminar program digitalisasi hadits yang dilakukan oleh Mu’assasah Shakhr yang berpusat di Kuwait kemudian pindah ke Kairo karena Perang Teluk. Dalam seminar itu, kitab Shahih Bukhari dan Mausu’ah Kutub al-Tis’ah berhasil didigitalisasi.

Dedikasi ulama lulusan Pondok Modern Darussalam Gontor itu dalam ilmu hadits juga ditunjukkan dengan mendirikan Pusat Kajian Hadits (PKH). Lembaga tersebut diresmikan langsung oleh eks Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. PKH memiliki satu perpustakaan khusus hadits lengkap dengan banyak koleksi.

KH Lutfi Fathullah juga menyediakan perpustakaan digital di perpustakaan tersebut. Pengunjung bisa melihat karya-karya islami yang telah didigitalisasi seperti Maktabah Syamilah, Kutubut Tis’ah, ada pula Program Perpustakaan Digital (PDF), dan DVD Hadits dan Ilmu Hadits. Selain menciptakan digital hadits, PKH juga menciptakan sebuah situs lainnya untuk memudahkan umat berinteraksi dan memperdalam ilmu Alquran. Laman situs tersebut dapat dikunjungi melalui www.alquranalhadi.com.

Latar Belakang dan Pendidikan
Berita Terkait
Berita Lainnya