home lifestyle muslim

Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah, Waspadai Penyakit yang Ditularkan Lewat Air

Kamis, 26 Desember 2024 - 12:05 WIB
ilustrasi
Curah hujan belakangan ini meningkat di beberapa wilayah di Indonesia. Intensitas curah hujan yang tinggi dengan durasi waktu yang lama menjadi faktor utama penyebab terjadinya bencana banjir.

Budaya hidup masyarakat yang kurang bersih dan sehat, serta sanitasi lingkungan yang masih belum memadai membuat air luapan yang terjadi akibat banjir biasanya bercampur dengan sampah, kotoran hewan maupun kotoran manusia. Hal Inilah yang kemudian menjadi penyebab banyaknya penyakit yang dapat ditimbulkan saat musim hujan tiba.

Dosen Teknologi Laboratorium Medis (TLM) UM Surabaya, Vella Rohmayani menyebut bencana banjir membuat peningkatan jumlah tempat perindukan virus, bakteri dan beragam parasit penyebab penyakit. Parasit inilah yang berperan sebagai vector penularan penyakit.

Baca juga:Kiat Menjalani Hidup Sehat Bagi Perempuan Pekerja

“Bencana ini dapat menyebabkan kontaminasi pada penyediaan akses air bersih. Kondisi sanitasi lingkungan dan akses penyediaan air bersih tentu sangat mempengaruhi ada tidaknya risiko infeksi penularan penyakit dari berbagai agen infeksius,” ujar Vella.

Vella menyebut, diare merupakan salah satu penyakit yang rentan menyerang saat banjir. Kondisi banjir membuat banyak genangan air dimana-mana, hal tersebut membuat terjadinya kesulitan untuk mendapatkan akses air bersih, baik untuk masak, makan, minum, mandi maupun untuk keperluan lainnya. Sehingga sangat rentan terjadi kontaminasi makanan dan minuman.

“Penyakit demam tifoid juga rentan terjadi akibat pencemaran air. Seseorang dapat terserang penyakit ini jika terpapar air yang terkontaminasi oleh bakteri Salmonella typhi,”imbuhnya lagi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya