LANGIT7.ID-London; Sir Alex Ferguson telah melihat segalanya selama kariernya yang berlangsung dua puluh enam tahun di Manchester United, dan ia begitu memuji satu orang yang hanya pernah mengoleksi dua puluh tiga caps bersama timnas Inggris.
Manajer paling sukses dalam sejarah sepak bola, Ferguson pernah membina sekaligus menghadapi pemain-pemain terbaik dari berbagai generasi, yang membuktikan umur panjang kariernya yang luar biasa. Ia tak pernah sungkan memberikan pendapatnya tentang seorang pemain, baik itu pujian maupun kritikan.
Ia juga manajer terbaik dalam mengelola pemain jika ia mau. Para pemain akan berlari menembus tembok bata pun untuk pria Skotlandia yang ikonik itu tanpa bertanya sedikit pun. Hal itu semakin menambah rasa bangga yang mereka rasakan ketika ia secara terbuka melontarkan pujian.
Sir Alex Ferguson Memuji Bintang Eks InggrisBayangkan bagaimana perasaan Wes Brown, andalan Manchester United, setelah berbulan-bulan absen, lalu mendapat pujian dari manajernya. Itulah yang terjadi pada tahun dua ribu sembilan, ketika bek serbabisa itu mengisi posisi Rio Ferdinand yang cedera, berduet dengan Nemanja Vidic.
Pasangan ini tampil impresif bersama, dan Ferguson jelas sangat gembira untuk Brown, yang sebagian besar kariernya direnggut oleh cedera jangka panjang. "Saya harus mengatakan bahwa Nemanja Vidic dan Wes Brown tampil sangat fantastis dalam beberapa pertandingan terakhir," kata Fergie (dikutip dari The Mirror).
Ia kemudian melontarkan salah satu pujian terbesar yang mungkin diberikan. Ferguson menyatakan bahwa pemain Inggris itu adalah 'bek alami terbaik di negeri ini'. Manajer peraih tiga belas gelar Liga Premier itu mengatakan:
"Itu mengingatkan kita bahwa ketika Wes Brown dalam kondisi bugar, ia adalah bek alami terbaik di negeri ini. Ia adalah bek yang fantastis.
"Begitu pula Vidic dan kerja sama mereka sangat fantastis. Saya sangat senang dengan itu dan itu memberi Anda fondasi kokoh yang Anda butuhkan saat bertandang ke tempat seperti Portsmouth."
Ferguson Memuji Pemain Inggris yang TerlupakanKarena deretan cedera yang dialaminya, termasuk robeknya ligamen lutut di kedua lutut dan patah pergelangan kaki parah, Brown hanya mampu tampil dua puluh tiga kali untuk negaranya. Akibatnya, satu-satunya kampanye Piala Dunia yang ia jalani bersama The Three Lions adalah pada tahun dua ribu dua.
Ferguson memastikan untuk memberikan penghargaan atas cara sang bek selalu bangkit dari keterpurukan. Ia berkata: "Kita harus memberi penghormatan kepada pemuda ini. Ia terus bangkit dari cedera serius yang pernah dialaminya dalam kariernya.
"Ia mengalami dua kali cedera lutut, patah pergelangan kaki, cedera betis, dan lain-lain. Musim lalu ia mengalami musim yang sangat terputus-putus karena konsistensinya terganggu."
"Namun musim sebelumnya ia adalah bek kami yang paling konsisten, pada tahun kami memenangkan Piala Eropa di Moskow," ujarnya. Brown bermain sebagai bek kanan saat Manchester United mengalahkan Chelsea di final Liga Champions tahun dua ribu delapan.
Pujian Ferguson tak berhenti di situ, karena ia menyimpulkan: "Jadi sekarang ia bugar lagi dan tampak fantastis. Ia semakin baik setiap waktu. Ia sekarang berusia tiga puluh tahun dan saya terus mengira ia baru berusia dua puluh dua atau dua puluh tiga tahun. Ia memiliki pendekatan hidup yang sangat muda. Ia berhasil, pemuda itu."(*/saf/givemesports)
(lam)