Man Utd Kini di Peringkat 14 Premiere League Inggris, Ini yang Dikatakan Ruben Amorim
Haris budiman
Jum'at, 27 Desember 2024 - 08:00 WIB
Momen Bruno Fernandes mendapat kartu merah. (Instagram/premierleague)
LANGIT7.ID-Manchester United (Man Utd) kini berada di peringkat 14 klasemen Liga Primer Inggris. Pelatih mereka Ruben Amorim membuat pernyataan.
Man Utd mengalami kekalahan lagi di laga Liga Primer Inggris. Setan Merah kali ini dihajar Wolverhampton Wanderers 0-2, Jumat (27/12/2024) dini hari wib.
Sebelum ini, Man Utd sudah kalah 0-3 dari Bournemout, dan dari Tottenham 3-4.
Rentetan kekalahan membuat posisi klub juara 20 kali Liga Primer Inggris tersebut kini tercecer di peringkat 14 klasemen atau tiga peringkat di atas zona degradasi.
Dan hanya delapan poin di atas tiga tim terbawah. Ditanya tentang prospek degradasi, Amorim mengatakan, “Kami hanya perlu bertahan dan terkadang menang, untuk memperbaiki tim.
“Kami memiliki laga-laga sulit dan ini adalah perjalanan yang panjang. Seperti yang saya katakan di hari pertama, kami harus melanjutkan dan kami harus melawan momen-momen buruk karena ini adalah bagian dari sepak bola.
“Ketika Anda tidak mendapatkan hasil, semakin sulit bagi mereka untuk percaya.”
Man Utd mengalami kekalahan lagi di laga Liga Primer Inggris. Setan Merah kali ini dihajar Wolverhampton Wanderers 0-2, Jumat (27/12/2024) dini hari wib.
Sebelum ini, Man Utd sudah kalah 0-3 dari Bournemout, dan dari Tottenham 3-4.
Rentetan kekalahan membuat posisi klub juara 20 kali Liga Primer Inggris tersebut kini tercecer di peringkat 14 klasemen atau tiga peringkat di atas zona degradasi.
Dan hanya delapan poin di atas tiga tim terbawah. Ditanya tentang prospek degradasi, Amorim mengatakan, “Kami hanya perlu bertahan dan terkadang menang, untuk memperbaiki tim.
“Kami memiliki laga-laga sulit dan ini adalah perjalanan yang panjang. Seperti yang saya katakan di hari pertama, kami harus melanjutkan dan kami harus melawan momen-momen buruk karena ini adalah bagian dari sepak bola.
“Ketika Anda tidak mendapatkan hasil, semakin sulit bagi mereka untuk percaya.”