home masjid

Lebih Banyak Berpuasa, Amalan Utama di Bulan Rajab

Rabu, 01 Januari 2025 - 04:30 WIB
Lebih Banyak Berpuasa, Amalan Utama di Bulan Rajab
LANGIT7.ID-Jakarta; Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram yang diagungkan Allah Ta'ala selain Muharram, Dzulqa'dah, dan Dzulhijjah. Dalam kalender Hijriyah, Rajab adalah bulan ke-7.

Akan tetapi sebelum pembentukan kalender Hijriyah oleh Sayyidina Umar Bin Khattab, Rajab dikenal sebagai bulan mulia yang berada sebelum bulan Sya'ban dan setelah Jumadil Tsaniyah (Jumadil Akhir).

Dalam satu riwayat disebutkan bahwa Rajab adalah bulan Allah, Sya'ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku. Semoga Allah menyampaikan kita ke bulan Rajab hingga Ramadhan.

Dalam Buku "Rajab, Keutamaan & Hukumnya" karya Ustaz Ahmad Zarkasih, Dewan pengajar di Pesantren Mahasiswa Ihya' Qalbun Salim di Lebak Bulus Jakarta disebutkan, bahwa orang-orang sebelum Islam sudah mengenal bulan Rajab.

Ketika peradaban jahiliyah, bulan Rajab sudah menjadi bulan mulia. Salah satu bentuk pemuliaan bulan Rajab adalah haramnya pertumpahan darah di bulan itu untuk alasanapapun.

Abu Nashr al-Farabi (393 H) menjelaskan dalam Kitabnya al-Shihah Taaj al-Lughah (1/133): Rajab artinya mulia; aku merajabkan sesuatu yakni memuliakannya dan mengagungkannya, dan sesuatu itu mulia.

Dan karena itulah Rajab dinamakan Rajab; karena memang orang-orang terdahulu di zaman Jahiliyah memuliakan bulan itu dan tidak menghalalkan peperangan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya