Pornografi Tak Hanya Haram tapi juga Berbahaya bagi Otak
Muhajirin
Senin, 20 September 2021 - 10:34 WIB
ilustrasi kecanduan pornografi (foto: langit7.id/istock)
Pornografi diharamkan dalam Islam, ia dapat merusak otak. Di dalam otak terdapat bagian prefrontal cortex yang berfungsi membedakan hal baik dan buruk, mempertimbangkan segala aspek negatif dari tindakan yang dilakukan, dan mengontrol diri dari tindakan yang tidak baik atau tidak sesuai.
Orang yang sering melakukan tindakan tidak baik, seperti menonton pornografi, akan menyebabkan gangguan pada prefrontal cortex tersebut. Saat melakukan tindakan itu dapat menimbulkan sensasi yang mereka inginkan. Jika dilakukan terus-menerus, maka akan menyebabkan kecanduan dan sulit untuk berhenti.
Ketika berhenti mendadak, maka akan menimbulkan efek sakau. Ustadz Adi Hidayat mengatakan, kecanduan tersebut bisa diobati dengan satu cara.
“Kalau ada orang yang mengikuti nafsu berbuat keburukan, sampai terinfeksi dirinya, maka caranya dengan taubat,” kata Ustadz Adi Hidayat, dikutip dari akun youtube Akhyar TV, senin (20/9/2021).
Taubat artinya memohon ampun kepada Allah dan kembali kepada nilai-nilai kebaikan dengan cara meninggalkan perilaku buruk yang dikerjakan. Maka dari itu, seseorang yang kecanduan pornografi harus segera bertaubat. Dia harus meminta pertolongan agar dihindarkan dari perbuatan keji tersebut.
“Pornografi, begitu orang menggunakan fungsi pandangannya untuk melihat tayangan-tayangan seperti itu, itu langsung merusak fungsi otaknya. Dia masuk menginfeksi, kadang-kadang candunya melebihi narkoba,” ucap UAH.
Ahli psikologi menyebut pornografi memiliki dampak negatif serius karena merusak lima bagian otak manusia, terutama prefrontal cortex yang terletak pada bagian otak dekat tulang dahi dan otak logika. Orang yang kecanduan dengan film dewasa, memiliki bayangan membekas pada otak dan berlangsung sangat lama.
Orang yang sering melakukan tindakan tidak baik, seperti menonton pornografi, akan menyebabkan gangguan pada prefrontal cortex tersebut. Saat melakukan tindakan itu dapat menimbulkan sensasi yang mereka inginkan. Jika dilakukan terus-menerus, maka akan menyebabkan kecanduan dan sulit untuk berhenti.
Ketika berhenti mendadak, maka akan menimbulkan efek sakau. Ustadz Adi Hidayat mengatakan, kecanduan tersebut bisa diobati dengan satu cara.
“Kalau ada orang yang mengikuti nafsu berbuat keburukan, sampai terinfeksi dirinya, maka caranya dengan taubat,” kata Ustadz Adi Hidayat, dikutip dari akun youtube Akhyar TV, senin (20/9/2021).
Taubat artinya memohon ampun kepada Allah dan kembali kepada nilai-nilai kebaikan dengan cara meninggalkan perilaku buruk yang dikerjakan. Maka dari itu, seseorang yang kecanduan pornografi harus segera bertaubat. Dia harus meminta pertolongan agar dihindarkan dari perbuatan keji tersebut.
“Pornografi, begitu orang menggunakan fungsi pandangannya untuk melihat tayangan-tayangan seperti itu, itu langsung merusak fungsi otaknya. Dia masuk menginfeksi, kadang-kadang candunya melebihi narkoba,” ucap UAH.
Ahli psikologi menyebut pornografi memiliki dampak negatif serius karena merusak lima bagian otak manusia, terutama prefrontal cortex yang terletak pada bagian otak dekat tulang dahi dan otak logika. Orang yang kecanduan dengan film dewasa, memiliki bayangan membekas pada otak dan berlangsung sangat lama.