Hikmah di Balik Kisah Ibnu Umar dan Anak Penggembala
Miftah yusufpati
Jum'at, 10 Januari 2025 - 05:15 WIB
Lalu sang anak tersebut pergi sambil mengangkat jarinya ke langit seraya berkata, Di mana Allah? Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID -- Alkisah, Nafi pergi bersama Ibnu Umar ke beberapa daerah di pinggir kota. Ikut pula beberapa orang, lalu mereka membuka hidangan untuk makan.Tak lama kemudian,seorang anak penggembala melewati mereka. Maka Ibnu Umar berkata kepadanya, “Ayo nak, mari makan.”
Penggembala itu menjawab:“Saya sedang puasa.”
Lalu Ibnu Umar berkata, “Pada hari panas seperti ini sedangkan engkau sedang menggembala kambing di antara pegunungan, engkau berpuasa?”
Sang anak menjawab, “Aku ingin memanfaatkan waktu yang senggang.”
Ibnu Umar terpesona dengan anak tersebut, lalu dia berkata, “Apakah engkau bersedia menjual seekor kambing dari gembalamu, lalu akan kami sembelih dan kamu akan kami berikan makan dengan dagingnya lalu kami akan berikan uangnya.”
Sang penggembala menjawab: “Ini bukan milik saya, tapi milik tuan saya.”
Ibnu Umar berkata, “Bukankah engkau dapat mengatakan kepadanya bahwa seekor srigala telah memangsanya.”
Penggembala itu menjawab:“Saya sedang puasa.”
Lalu Ibnu Umar berkata, “Pada hari panas seperti ini sedangkan engkau sedang menggembala kambing di antara pegunungan, engkau berpuasa?”
Sang anak menjawab, “Aku ingin memanfaatkan waktu yang senggang.”
Ibnu Umar terpesona dengan anak tersebut, lalu dia berkata, “Apakah engkau bersedia menjual seekor kambing dari gembalamu, lalu akan kami sembelih dan kamu akan kami berikan makan dengan dagingnya lalu kami akan berikan uangnya.”
Sang penggembala menjawab: “Ini bukan milik saya, tapi milik tuan saya.”
Ibnu Umar berkata, “Bukankah engkau dapat mengatakan kepadanya bahwa seekor srigala telah memangsanya.”