home masjid

Kisah Bilal Memejamkan Mata ketika Umar bin Khattab Menyebut Dirinya sebagai Pemimpin Kita

Jum'at, 10 Januari 2025 - 16:10 WIB
Bilal adalah seorang laki-laki kulit hitam, kurus, tinggi jangkung, berambut lebat dan bercambang tipis. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID--Bilal bin Rabah awalnya hanyalah seorang budak. Tatkala ia menjadi muadzin pertama dalam Islam, Umar bin Khattab menyebutnya sebagai 'pemimpin kita'.

Khalid Muhammad Khalid dalam bukunya berjudul "Karakteristik Perihidup 60 Sahabat Rasulullah" menyatakan bila disebut nama Abu Bakar as-Siddiq, maka Umar bin Khattab akan berkata, “Abu Bakar adalah pemimpin kita yang telah memerdekakan ‘pemimpin kita’.” Yang dimaksud dengan ‘pemimpin kita’ oleh Umar adalah Bilal bin Rabah.

Namun setiap menerima pujian yang ditujukan kepadanya, menurut Khalid, Bilal akan menundukkan kepala dan memejamkan mata, serta dengan air mata mengalir yang membasahi pipinya, dia berkata, “aku ini hanyalah seorang Habsyi, dan kemarin aku seorang budak belian.”

Begitulah Bilal bin Rabah. Dia amatlah populer. Apabila diucapkan namanya, setidaknya tujuh dari sepuluh muslim di seluruh dunia akan mengenal namanya.

Derajat keterkenalan namanya bahkan setara dengan para Khulafaur Rasyidin. "Bagaimana tidak, namanya diperkenalkan kepada seluruh anak-anak muslim di dunia dari sejak usia yang sangat dini," tulis Khalid.

Baca juga: Kisah Isra Mikraj Jadi Bahan Olok-Olok Abu Jahal: Abu Bakar Berjuluk Ash-Shiddiq

Budak Belian
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya