Raja Ampat Masuk Daftar Destinasi Wajib Dikunjungi di 2025 Versi New York Times
Esti setiyowati
Jum'at, 10 Januari 2025 - 15:57 WIB
Raja Ampat di Papua Barat masuk dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi di tahun 2025. Foto: Pexels/Bart ter Haar.
New York Times memasukkan gugusan kepulauan di Papua Barat, Raja Ampat dalam daftar destinasi yang wajib dikunjungi wisatawan di tahun 2025.
Penobatan tersebut secara resmi dimasukkan dalam laporan yang bertajuk "52 Places to Go in 2025".
Dalam ulasan tersebut disebutkan bahwa Raja Ampat adalah kabupaten yang dikelilingi ekosistem laut paling beragam di dunia, yaitu segitiga terumbu karang.
Baca juga: 25 Destinasi Wisata Terbaik 2025 Versi Nat Geo, Raja Ampat Masuk Daftar
Raja Ampat terdiri dari gugusan 1.500 pulau, cay, dan beting. Tempat ini menawarkan hamparan alam yang memukau baik di dalam maupun di luar air.
“Berenanglah di antara ikan boxfish kuning tutul dan menyelamlah di antara kipas laut gorgonian ungu. Di daratan, jelajahi pantai-pantai terpencil yang dikelilingi oleh pohon kelapa atau berjalanlah ke dalam hutan untuk melihat burung cendrawasih Wilson yang mencolok dan langka,” kata penulis Ratha Tep.
Selain keindahannya yang luar biasa, Raja Ampat juga merupakan keberhasilan konservasi yang langka, di mana saat populasi ikan pari dan hiu menurun di seluruh dunia, jumlah ikan pari manta karang di sana justru terus bertambah.
Penobatan tersebut secara resmi dimasukkan dalam laporan yang bertajuk "52 Places to Go in 2025".
Dalam ulasan tersebut disebutkan bahwa Raja Ampat adalah kabupaten yang dikelilingi ekosistem laut paling beragam di dunia, yaitu segitiga terumbu karang.
Baca juga: 25 Destinasi Wisata Terbaik 2025 Versi Nat Geo, Raja Ampat Masuk Daftar
Raja Ampat terdiri dari gugusan 1.500 pulau, cay, dan beting. Tempat ini menawarkan hamparan alam yang memukau baik di dalam maupun di luar air.
“Berenanglah di antara ikan boxfish kuning tutul dan menyelamlah di antara kipas laut gorgonian ungu. Di daratan, jelajahi pantai-pantai terpencil yang dikelilingi oleh pohon kelapa atau berjalanlah ke dalam hutan untuk melihat burung cendrawasih Wilson yang mencolok dan langka,” kata penulis Ratha Tep.
Selain keindahannya yang luar biasa, Raja Ampat juga merupakan keberhasilan konservasi yang langka, di mana saat populasi ikan pari dan hiu menurun di seluruh dunia, jumlah ikan pari manta karang di sana justru terus bertambah.