home global news

Telepon Netanyahu, Biden Tegas Minta Gencatan Senjata Gaza

Senin, 13 Januari 2025 - 05:20 WIB
Telepon Netanyahu, Biden Tegas Minta Gencatan Senjata Gaza
LANGIT7.ID-Jakarta; Presiden Amerika Serikat Joe Biden baru saja melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Minggu. Menurut Gedung Putih, pembicaraan ini dilakukan karena pemerintah AS bergerak cepat untuk mendorong kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera di Gaza sebelum Biden selesai menjabat pada 20 Januari.

Dalam pembicaraan tersebut, kedua pemimpin membahas upaya yang sedang berjalan untuk menghentikan perang di wilayah Palestina. Mereka juga membicarakan rencana pembebasan para sandera yang masih ditahan di Gaza, seperti yang dijelaskan dalam pernyataan Gedung Putih seusai pembicaraan telepon berlangsung.

Biden sangat tegas dalam pembicaraan ini. Dia menekankan bahwa gencatan senjata di Gaza harus segera dilakukan. Selain itu, para sandera harus dibebaskan dan bantuan kemanusiaan harus ditingkatkan secepatnya begitu pertempuran dihentikan.

Netanyahu kemudian memberitahu Biden tentang perkembangan terbaru pembicaraan damai. Dia juga menjelaskan tugas yang telah diberikan kepada tim keamanan Israel yang saat ini berada di Doha untuk membahas kesepakatan pembebasan sandera.

Dalam pembicaraan itu, mereka juga membahas perubahan besar yang terjadi di kawasan tersebut. Mulai dari kesepakatan gencatan senjata di Lebanon, jatuhnya pemerintahan Assad di Suriah, hingga berkurangnya pengaruh Iran di wilayah tersebut.

Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional Biden, mengatakan kepada CNN dalam program "State of the Union" pada hari Minggu bahwa kesepakatan damai sudah sangat dekat. Namun masih ada beberapa hal yang perlu diselesaikan.

Sullivan menjelaskan bahwa Biden selalu mendapat laporan terbaru setiap hari tentang pembicaraan di Doha. Sejak Kamis lalu, pejabat Israel dan Palestina mengakui ada kemajuan dalam perundingan tidak langsung antara Israel dan Hamas.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya