Masuk Surga: Semasa Hidup Bermaksiat, saat Sakaratul Maut Mengucap Dua Kalimat Syahadat
Miftah yusufpati
Kamis, 16 Januari 2025 - 17:00 WIB
Orang tersebut sudah dapat dipastikan oleh Allah akan masuk surga, walaupun masuknya terakhir. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Bagaimana hukumnya orang yang semasa hidupnya selalu mengerjakan maksiat, akan tetapi pada akhir hayatnya (ketika sakaratul maut) dia mengucapkan dua kalimat Syahadat?
Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya berjudul "Fathawa Qardhawi, Permasalahan, Pemecahan dan Hikmah" (Risalah Gusti, 1996) menjelaskan barang siapa yang meninggal dalam keadaan bertauhid, yaitu sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir dia berikrar dan mengucapkan dua kalimat Syahadat, maka dia berhak berada di sisi Allah dan masuk surga-Nya.
Menurutnya, orang tersebut sudah dapat dipastikan oleh Allah akan masuk surga, walaupun masuknya terakhir (tidak bersama-sama orang yang masuk pertama), karena dia diazab terlebih dahulu di neraka disebabkan kemaksiatan dan dosa-dosanya yang dikerjakan, yang belum bertobat dan tidak diampuni.
Baca juga: Kisah Mualaf Petinju Inggris, Jake Henty yang Ditinggal Sponsor Usai Bersyahadat
Akan tetapi, dia juga tidak kekal di neraka, karena di dalam hatinya masih ada sebutir iman. Adapun dalil-dalilnya sebagaimana diterangkan dalam hadis Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, yaitu:
Syaikh Yusuf Al-Qardhawi dalam bukunya berjudul "Fathawa Qardhawi, Permasalahan, Pemecahan dan Hikmah" (Risalah Gusti, 1996) menjelaskan barang siapa yang meninggal dalam keadaan bertauhid, yaitu sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir dia berikrar dan mengucapkan dua kalimat Syahadat, maka dia berhak berada di sisi Allah dan masuk surga-Nya.
Menurutnya, orang tersebut sudah dapat dipastikan oleh Allah akan masuk surga, walaupun masuknya terakhir (tidak bersama-sama orang yang masuk pertama), karena dia diazab terlebih dahulu di neraka disebabkan kemaksiatan dan dosa-dosanya yang dikerjakan, yang belum bertobat dan tidak diampuni.
Baca juga: Kisah Mualaf Petinju Inggris, Jake Henty yang Ditinggal Sponsor Usai Bersyahadat
Akan tetapi, dia juga tidak kekal di neraka, karena di dalam hatinya masih ada sebutir iman. Adapun dalil-dalilnya sebagaimana diterangkan dalam hadis Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, yaitu: