4 Jabatan Keren Retno Marsudi usai Tak Menjabat Menlu
Haris budiman
Jum'at, 17 Januari 2025 - 07:04 WIB
Menjadi utusan khusus PBB bidang air, salah satu jabatan Retno Marsudi setelah tak menjadi menlu. (kredit foto: Instagram/retnomarsudi)
LANGIT7.ID-Setelah tak lagi menjabat menteri luar negeri (menlu), Retno Marsudi malah memiliki sejumlah jabatan mentereng.
Jabatan-jabatan tersebut diperolehnya karena kapasitas dan performanya selama ini saat menjabat menlu di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Apa saja jabatan yang diemban Retno saat ini?
1. Utusan Khusus PBB Bidang Air
Retno menjadi Utusan Khusus Sekjen Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk isu air. Ini menjadi sejarah karena Retno adalah orang Indonesia pertama yang menjadi utusan khusus Sekjen PBB.
Dilansir un.org, penunjukan ini merupakan tindak lanjut atas hasil Konferensi Air Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2023. Utusan khusus tersebut akan memanfaatkan hasil-hasil konferensi dalam persiapan menuju berbagai proses air global, khususnya Konferensi Air PBB 2026.
Selain itu, disebutkan utusan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan sinergi internasional di antara berbagai proses air internasional dalam mendukung pencapaian semua tujuan dan target terkait air. Diantaranya seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6 dari Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.
Jabatan-jabatan tersebut diperolehnya karena kapasitas dan performanya selama ini saat menjabat menlu di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Apa saja jabatan yang diemban Retno saat ini?
1. Utusan Khusus PBB Bidang Air
Retno menjadi Utusan Khusus Sekjen Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk isu air. Ini menjadi sejarah karena Retno adalah orang Indonesia pertama yang menjadi utusan khusus Sekjen PBB.
Dilansir un.org, penunjukan ini merupakan tindak lanjut atas hasil Konferensi Air Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2023. Utusan khusus tersebut akan memanfaatkan hasil-hasil konferensi dalam persiapan menuju berbagai proses air global, khususnya Konferensi Air PBB 2026.
Selain itu, disebutkan utusan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan sinergi internasional di antara berbagai proses air internasional dalam mendukung pencapaian semua tujuan dan target terkait air. Diantaranya seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6 dari Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan.