Wapres Minta Kemitraan Pelaku Usaha Tidak Sekadar CSR
Mahmuda attar hussein
Selasa, 21 September 2021 - 13:05 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin . Foto: instagram wapresri.go.id
Wakil Presiden Ma'ruf Amin secara tegas menyampaikan, pentingnya jalinan kemitraan antara pelaku usaha besar dan kecil. Sebab, iklim usaha yang kondusif menjadi prasyarat dalam perkembangan usaha dalam negeri.
Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2020 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan UU UMKM, Pemerintah memberikan tugas kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk melakukan pengawasan antar pelaku usaha besar dan kecil.
“Yang kita mau adalah kemitraan (antara pelaku usaha besar dan kecil) dengan kesetaraan dalam bentuk saling memberikan dukungan,” ujar Ma’ruf kepada Ketua KPPU, Kodrat Wibowo, secara virtual, Senin (20/9/).
Baca juga:Helat Global Tourism Forum, Wapres Dorong Peningkatan Wisata Halal
Selama ini, pelaku usaha besar masih menganggap bentuk kemitraan dengan pelaku usaha kecil sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR). Sehingga hal itu hanya bersifat pemberian santunan.
Ma'ruf berharap, pola kemitraan tersebut dapat diubah menjadi pola kerja sama yang setara. Sehingga dapat saling memberikan dukungan usaha yang saling menguntungkan.
Untuk itu, saat ini pemerintah juga telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung iklim usaha, khususnya di industri keuangan syariah, mulai dari skala besar, menengah, kecil, mikro, hingga ultramikro.
Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2020 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan UU UMKM, Pemerintah memberikan tugas kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk melakukan pengawasan antar pelaku usaha besar dan kecil.
“Yang kita mau adalah kemitraan (antara pelaku usaha besar dan kecil) dengan kesetaraan dalam bentuk saling memberikan dukungan,” ujar Ma’ruf kepada Ketua KPPU, Kodrat Wibowo, secara virtual, Senin (20/9/).
Baca juga:Helat Global Tourism Forum, Wapres Dorong Peningkatan Wisata Halal
Selama ini, pelaku usaha besar masih menganggap bentuk kemitraan dengan pelaku usaha kecil sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR). Sehingga hal itu hanya bersifat pemberian santunan.
Ma'ruf berharap, pola kemitraan tersebut dapat diubah menjadi pola kerja sama yang setara. Sehingga dapat saling memberikan dukungan usaha yang saling menguntungkan.
Untuk itu, saat ini pemerintah juga telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung iklim usaha, khususnya di industri keuangan syariah, mulai dari skala besar, menengah, kecil, mikro, hingga ultramikro.