home masjid

Kisah Bilal bin Rabah Azan di Atas Reruntuhan Berhala saat Fathu Makkah

Kamis, 23 Januari 2025 - 05:45 WIB
Kedua telapak kaki Bilal bin Rabah menginjak bagian-bagian berhala yang telah hancur berserakan. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.COM -- Kisah Bilal bin Rabah menyenandungkan Azan di atas reruntuhan berhala pada saat Fathu Makkah atau Pembebasan Makkah sungguh mengharukan.

Kedua telapak kaki Bilal bin Rabah menginjak bagian-bagian berhala yang telah hancur berserakan. Berhala-berhala yang sebelumnya dijadikan 'tuhan' oleh orang-orang Quraisy.

Khalid Muhammad Khalid dalam bukunya berjudul "Karakteristik Perihidup 60 Sahabat Rasulullah" menceritakan pada peristiwa pembebasan ini orang-orang Quraisy tidak melakukan perlawanan yang berarti, dan sebagian besar sudah menyerah sebelum berperang.

Ketika Nabi Muhammad SAW bersama kaum Muhajirin dan Anshar masuk ke dalam masjid, beliau menghampiri Hajar Aswad, menciumnya, berthawaf di sekeliling Kakbah, sambil memegang busur.

Baca juga: Kisah Waraqah bin Naufal Menangis Menyaksikan Bilal bin Rabah Disiksa Kafir Quraisy

Pada waktu itu di sekitar Kakbah terdapat 360 berhala. Kemudian beliau menunjuk busurnya ke arah berhala-berhala tersebut sambil mengucapkan ayat:

وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ۚ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya