5 Tanda Penyakit Hati Berlemak yang Perlu Diwaspadai
Fajar adhitya
Senin, 27 Januari 2025 - 04:40 WIB
(Foto: Freepik.com)
LANGIT7.ID-Jakarta; Fatty liver atau perlemakan hati merupakan penyakit yang dapat disembuhkan namun berpotensi mengancam nyawa jika terlambat didiagnosis, saat sudah tidak dapat diperbaiki lagi.
Salah satu alasan utama keterlambatan diagnosis adalah karena gejala kerusakan hati mungkin tidak kentara dan mudah terlewatkan pada tahap awal. Oleh karena itu penting untuk mengetahui tanda gejala perlemakan hati.
"Sebagai dokter spesialis hati, saya akan memandu Anda melalui cara-cara sederhana untuk mengidentifikasi gejala-gejala yang mungkin timbul. Deteksi dini adalah kunci untuk pencegahan dan kesehatan hati yang lebih baik," kata Dr. Sethi, dikutip dalam laporan Medical Daily.
Ahli gastroenterologi dari California Dr. Saurabh Sethi mengungkapkan lima gejala utama atau tanda penyakit perlemakan hati atau fatty liver yang harus diwaspadai setiap orang.
1. Penambahan berat badan di area perut
Salah satu tanda pertama yang disarankan oleh Dr. Sethi untuk dipantau adalah penambahan berat badan di sekitar bagian tengah tubuh atau area perut yang dikaitkan dengan resistensi insulin yang terkait dengan penyakit hati berlemak.
Secara sederhana, perlemakan hati adalah penumpukan lemak di dalam hati, yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani.
Salah satu alasan utama keterlambatan diagnosis adalah karena gejala kerusakan hati mungkin tidak kentara dan mudah terlewatkan pada tahap awal. Oleh karena itu penting untuk mengetahui tanda gejala perlemakan hati.
"Sebagai dokter spesialis hati, saya akan memandu Anda melalui cara-cara sederhana untuk mengidentifikasi gejala-gejala yang mungkin timbul. Deteksi dini adalah kunci untuk pencegahan dan kesehatan hati yang lebih baik," kata Dr. Sethi, dikutip dalam laporan Medical Daily.
Ahli gastroenterologi dari California Dr. Saurabh Sethi mengungkapkan lima gejala utama atau tanda penyakit perlemakan hati atau fatty liver yang harus diwaspadai setiap orang.
1. Penambahan berat badan di area perut
Salah satu tanda pertama yang disarankan oleh Dr. Sethi untuk dipantau adalah penambahan berat badan di sekitar bagian tengah tubuh atau area perut yang dikaitkan dengan resistensi insulin yang terkait dengan penyakit hati berlemak.
Secara sederhana, perlemakan hati adalah penumpukan lemak di dalam hati, yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani.