LANGIT7.ID-Jakarta; Fatty liver atau perlemakan hati merupakan penyakit yang dapat disembuhkan namun berpotensi mengancam nyawa jika terlambat didiagnosis, saat sudah tidak dapat diperbaiki lagi.
Salah satu alasan utama keterlambatan diagnosis adalah karena gejala kerusakan hati mungkin tidak kentara dan mudah terlewatkan pada tahap awal. Oleh karena itu penting untuk mengetahui tanda gejala perlemakan hati.
"Sebagai dokter spesialis hati, saya akan memandu Anda melalui cara-cara sederhana untuk mengidentifikasi gejala-gejala yang mungkin timbul. Deteksi dini adalah kunci untuk pencegahan dan kesehatan hati yang lebih baik," kata Dr. Sethi, dikutip dalam laporan Medical Daily.
Ahli gastroenterologi dari California Dr. Saurabh Sethi mengungkapkan lima gejala utama atau tanda penyakit perlemakan hati atau fatty liver yang harus diwaspadai setiap orang.
1. Penambahan berat badan di area perutSalah satu tanda pertama yang disarankan oleh Dr. Sethi untuk dipantau adalah penambahan berat badan di sekitar bagian tengah tubuh atau area perut yang dikaitkan dengan resistensi insulin yang terkait dengan penyakit hati berlemak.
Secara sederhana, perlemakan hati adalah penumpukan lemak di dalam hati, yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani.
Lemak perut bukan sekadar masalah kosmetik—lemak perut dapat menjadi tanda bahaya bagi berbagai gangguan metabolisme, termasuk diabetes, penyakit jantung, dan stroke.
2. KelelahanRasa lelah yang terus-menerus dapat disebabkan oleh banyak faktor, seperti kurang tidur, stres, atau kondisi kesehatan lain yang mendasarinya.
Bila hati tidak berfungsi dengan baik, hal itu dapat menyebabkan penumpukan racun dalam tubuh, yang dapat memengaruhi proses normal otak yang mengatur kadar energi. Gangguan pada sinyal otak ini dapat menyebabkan rasa lelah.
3. Nyeri atau tidak nyaman di bawah tulang rusukMeskipun nyeri atau rasa tidak nyaman di bawah tulang rusuk mungkin merupakan tanda kondisi yang kurang serius seperti nyeri ulu hati, atau ketegangan otot, hal ini juga dapat mengindikasikan adanya peradangan di hati.
4. Perubahan kulitKulit sering kali mencerminkan kesehatan secara keseluruhan. Dr. Sethi menyarankan untuk mencari tanda-tanda seperti jerawat, lipatan kulit gelap, atau rambut rontok, karena hal tersebut dapat mengindikasikan resistensi insulin yang terjadi akibat perlemakan hati.
5. Mual dan kehilangan nafsu makanDr Sethi memperingatkan kurangnya nafsu makan dan mual terutama setelah makan dapat menandakan bahwa hati sedang kewalahan, Dr Sethi memperingatkan. Hal ini dapat terjadi karena peradangan pada hati mempengaruhi fungsinya termasuk pencernaan.(*)
(lam)