home global news

Mesir Tolak Tegas Usulan Trump untuk Relokasi Warga Palestina ke Wilayahnya

Selasa, 28 Januari 2025 - 05:33 WIB
Mesir Tolak Tegas Usulan Trump untuk Relokasi Warga Palestina ke Wilayahnya
LANGIT7.ID-Jakarta; Mesir pada hari Minggu dengan tegas menolak rencana pemindahan paksa warga Palestina, setelah mantan Presiden AS Donald Trump mengusulkan rencana untuk "membersihkan" Jalur Gaza dan memindahkan penduduknya ke Mesir dan Yordania.

Kementerian Luar Negeri Mesir dalam pernyataannya menegaskan "dukungan berkelanjutan untuk keteguhan rakyat Palestina di tanah mereka."

Pemerintah Mesir "menolak segala bentuk pelanggaran terhadap hak-hak yang tidak dapat dicabut tersebut, baik melalui permukiman atau aneksasi tanah, maupun dengan menghilangkan penduduk dari tanah mereka melalui pengungsian, pemindahan yang didorong atau pencabutan akar warga Palestina dari tanah mereka, baik sementara maupun jangka panjang."

Setelah 15 bulan perang, Trump menyatakan Gaza telah menjadi "lokasi penghancuran" dan dia "ingin Mesir menerima warga Gaza, dan ingin Yordania juga menerima mereka."

Pemindahan penduduk Gaza bisa dilakukan "sementara atau bisa juga jangka panjang," katanya. Sejak awal perang Israel-Hamas pada Oktober 2023, kedua negara telah memperingatkan adanya rencana untuk memindahkan warga Palestina dari Gaza ke Mesir dan dari Tepi Barat ke Yordania.

Liga Arab mendukung pernyataan Kairo, menyatakan pada hari Minggu bahwa "pemindahan paksa dan pengusiran orang-orang dari tanah mereka hanya bisa disebut sebagai pembersihan etnis."

"Upaya untuk mencabut rakyat Palestina dari tanah mereka, baik melalui pengungsian, aneksasi atau perluasan permukiman, telah terbukti gagal di masa lalu," kata blok regional tersebut dalam pernyataannya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya