Pesantren Perut Bumi Al Maghribi, Nyantri 20 Meter di Bawah Tanah
Muhajirin
Rabu, 22 September 2021 - 07:33 WIB
Masjid Aschabul Kahfi, bagian dari Pesantren Perut Bumi Al-Maghribi (foto: istimewa)
Pesantren Perut Bumi Al Maghribi menjadi salah satu pesantren unik yang ada di Indonesia. Sesuai namanya, pesantren ini dibangun 20 meter di bawah tanah dalam sebuah gua di daerah Dusun Wire, Kelurahan Gedungombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Pesantren yang dibangun oleh KH Subchan Al Mubarok, salah seorang ulama asli Tuban. Ia menyulap gua yang berawal dari lahan perbukitan kapur bekas tempat pembuangan sampah menjadi bangunan pesantren yang sangat menarik.
Mengutip laman Pemprov Jatim, Pesantren Perut Bumi seluas 3 hektar dan memiliki fasilitas lengkap untuk mendalami ilmu agama. Setiap ruangan dipenuhi hiasan dengan ukiran kaligrafi berbahan marmer.
Pesantren yang dibangun pada 2002 itu menawarkan keamanan dan kenyamanan, sehingga para santri tak perlu khawatir jika berada di tempat tersebut.
Pesantren ini juga menyimpan sejumlah situs-situs peninggalan ulama terdahulu. Situs tersebut meliputi petilasan Syekh Maulana Al Maghribi serta tempat pertapaan Singo Joyo dan Putri Ayu Sendangharjo.
Selain itu, santri di pesantren ini mayoritas mantan pelaku kriminal. Pesantren ini juga sering dikunjungi para pelancong dari luar negeri. Ada yang sekadar melihat keunikan, atau pun belajar langsung di tempat itu.
Keunikan Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi
Pesantren yang dibangun oleh KH Subchan Al Mubarok, salah seorang ulama asli Tuban. Ia menyulap gua yang berawal dari lahan perbukitan kapur bekas tempat pembuangan sampah menjadi bangunan pesantren yang sangat menarik.
Mengutip laman Pemprov Jatim, Pesantren Perut Bumi seluas 3 hektar dan memiliki fasilitas lengkap untuk mendalami ilmu agama. Setiap ruangan dipenuhi hiasan dengan ukiran kaligrafi berbahan marmer.
Pesantren yang dibangun pada 2002 itu menawarkan keamanan dan kenyamanan, sehingga para santri tak perlu khawatir jika berada di tempat tersebut.
Pesantren ini juga menyimpan sejumlah situs-situs peninggalan ulama terdahulu. Situs tersebut meliputi petilasan Syekh Maulana Al Maghribi serta tempat pertapaan Singo Joyo dan Putri Ayu Sendangharjo.
Selain itu, santri di pesantren ini mayoritas mantan pelaku kriminal. Pesantren ini juga sering dikunjungi para pelancong dari luar negeri. Ada yang sekadar melihat keunikan, atau pun belajar langsung di tempat itu.
Keunikan Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi