Muhammadiyah Sentil Pengusaha yang Jadikan Label Halal cuma Gimik
Fajar adhitya
Rabu, 22 September 2021 - 12:45 WIB
Muhammadiyah sentil pengusaha yang jadikan label halal cuma gimik. (Foto: iStock).
Muhammadiyah sentil pengusaha yang jadikan industri halal sebagai gimik. Padahal komoditas tersebut mestinya terjangkau dan tidak ada kesan ekslusif.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti menilai, hal inilah yang menjadi tantangan bagi industri produk halal di Indonesia.
"Masih ada kesan produk halal ini ekslusif, khusus orang Islam padahal tidak," kata Abdul Mu'ti dalam Webinar Langit7.id bertajuk Potensi Besar Konsumen Muslim yang Belum Digarap Maksimal, Rabu (27/9/2021).
Baca Juga: Tren Halal Jadi Peluang Bisnis yang Sangat Menjanjikan
Pada sisi yang lain, dia menekankan agar label halal tak hanya dijadikan simbol demi meraup untung. Saat ini, minat masyarakat terhadap konsumsi produk halal memang sedang meningkat.
Dia mengaku pernah mengunjungi hotel syariah yang ternyata tidak ada bedanya dengan hotel konvensional dari segi pelayanan, hanya disediakan mushalla untuk shalat saja sebagai pembeda.
Tapi dari kebersihan, keamanan dan kenyamanan sama saja. Bahkan dia menilai hotel syariah ini tidak lebih baik dari yang konvensional.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Muhammadiyah, Abdul Mu'ti menilai, hal inilah yang menjadi tantangan bagi industri produk halal di Indonesia.
"Masih ada kesan produk halal ini ekslusif, khusus orang Islam padahal tidak," kata Abdul Mu'ti dalam Webinar Langit7.id bertajuk Potensi Besar Konsumen Muslim yang Belum Digarap Maksimal, Rabu (27/9/2021).
Baca Juga: Tren Halal Jadi Peluang Bisnis yang Sangat Menjanjikan
Pada sisi yang lain, dia menekankan agar label halal tak hanya dijadikan simbol demi meraup untung. Saat ini, minat masyarakat terhadap konsumsi produk halal memang sedang meningkat.
Dia mengaku pernah mengunjungi hotel syariah yang ternyata tidak ada bedanya dengan hotel konvensional dari segi pelayanan, hanya disediakan mushalla untuk shalat saja sebagai pembeda.
Tapi dari kebersihan, keamanan dan kenyamanan sama saja. Bahkan dia menilai hotel syariah ini tidak lebih baik dari yang konvensional.