Petenis Tunisia, Ons Jabeur Tampil Percaya Diri Dengan Singkirkan Zheng Qinwen di Qatar Open 6-4, 6-2
Sururi al faruq
Rabu, 12 Februari 2025 - 04:50 WIB
Petenis Tunisia, Ons Jabeur Tampil Percaya Diri Dengan Singkirkan Zheng Qinwen di Qatar Open 6-4, 6-2
LANGIT7.ID-Qatar; Petenis kebanggaan Tunisia, Ons Jabeur meraih kemenangan terbesarnya di Qatar TotalEnergies Open. Satu satunya petenis kebanggaan kebangsaan Arab ini, mengalahkan petenis China, Zheng Qinwen, 6-4, 6-2 pada hari Selasa.
"Ada banyak keyakinan pada diri saya sendiri dalam mempersiapkan pertandingan ini," kata Jabeur di lapangan.
"Itu benar-benar membantu. Saya mencoba untuk tetap fokus semampu saya. Sangat sulit untuk bermain melawannya; dia seorang juara. Jadi, saya sangat senang dengan kemenangan ini, dan saya harap saya dapat terus tampil lebih baik untuk masa depan," tambahnya.
Mantan pemain peringkat 2 dunia itu telah menunjukkan sekilas performa terbaiknya sejak dimulainya Middle East Swing. Jabeur benar bebar menyimpan energinya yang terbaik untuk melawan unggulan ke-7 yang akhirnya bisa memenangkan 11 dari 14 game terakhir pertandingan untuk mengamankan kemenangan Top 10 pertamanya sejak April lalu (Madrid, kalah dari Jelena Ostapenko) dalam 89 menit di Center Court.
Zheng, juara Olimpiade, saat ini memainkan pertandingan pertamanya sejak kekalahan di babak kedua Australia Terbuka, setelah itu ia menyinggung masalah fisik yang menghambat persiapannya untuk turnamen besar pertama tahun 2025.
Setelah mendapat bye di babak pertama, ia akan bermain melawan Jabeur, pemain yang belum pernah dikalahkannya dalam dua pertemuan sebelumnya.
Namun Jabeur tiba di lapangan dengan banyak momentum, setelah mengalahkan juara Wimbledon 2022 Elena Rybakina dalam tiebreaker set ketiga minggu lalu di Mubadala Abu Dhabi Open. Ia memulai kampanye Doha-nya dengan kemenangan telak atas petenis Amerika McCartney Kessler untuk mengamankan pertemuan ketiga dengan Zheng.
"Ada banyak keyakinan pada diri saya sendiri dalam mempersiapkan pertandingan ini," kata Jabeur di lapangan.
"Itu benar-benar membantu. Saya mencoba untuk tetap fokus semampu saya. Sangat sulit untuk bermain melawannya; dia seorang juara. Jadi, saya sangat senang dengan kemenangan ini, dan saya harap saya dapat terus tampil lebih baik untuk masa depan," tambahnya.
Mantan pemain peringkat 2 dunia itu telah menunjukkan sekilas performa terbaiknya sejak dimulainya Middle East Swing. Jabeur benar bebar menyimpan energinya yang terbaik untuk melawan unggulan ke-7 yang akhirnya bisa memenangkan 11 dari 14 game terakhir pertandingan untuk mengamankan kemenangan Top 10 pertamanya sejak April lalu (Madrid, kalah dari Jelena Ostapenko) dalam 89 menit di Center Court.
Zheng, juara Olimpiade, saat ini memainkan pertandingan pertamanya sejak kekalahan di babak kedua Australia Terbuka, setelah itu ia menyinggung masalah fisik yang menghambat persiapannya untuk turnamen besar pertama tahun 2025.
Setelah mendapat bye di babak pertama, ia akan bermain melawan Jabeur, pemain yang belum pernah dikalahkannya dalam dua pertemuan sebelumnya.
Namun Jabeur tiba di lapangan dengan banyak momentum, setelah mengalahkan juara Wimbledon 2022 Elena Rybakina dalam tiebreaker set ketiga minggu lalu di Mubadala Abu Dhabi Open. Ia memulai kampanye Doha-nya dengan kemenangan telak atas petenis Amerika McCartney Kessler untuk mengamankan pertemuan ketiga dengan Zheng.