2 Kasus Curhatan Karyawan TVRI dan RRI kena PHK yang Viral dan Bikin Sedih
Haris budiman
Rabu, 12 Februari 2025 - 09:38 WIB
Curhat viral karyawan TVRI dan RRI buntut efisiensi anggaran Presiden Prabowo. (Instagram/ aiinizzaa adhityaputratama)
LANGIT7.ID-Dua kasus curhatan karyawan TVRI dan RRI menjadi viral. Curhatan tersebut berkaitan dengan pemutusan hubungan kerja yang dialami, dampak dari efisiensi anggaran pemerintahan Presiden Prabowo.
Curahan hati pertama diunggah oleh jurnalis TVRI Yogyakarta, Yusuf Adhitya Pratama melalui akun Tiktoknya. Kemudian, salah seorang penyiar RRI Ternate dengan akun TikTok @aiinizzaa juga mengungkap hal senada.
1. Video Adhit kena PHK yang Viral
Dalam video yang beredar di media sosial, Adhit berpamitan dengan keluarganya sebelum berangkat kerja untuk terakhir kalinya, termasuk ke anaknya yang masih kecil. Ia memeluk istrinya erat sebelum melangkah keluar rumah dengan mengenakan seragam biru TVRI kebanggaannya.
"Disyukuri, pasti ada keindahan, tenang saja," ucap Adhit. Sesampainya di kantor, Adhit juga berpamitan dengan rekan-rekan kerja, termasuk penjaga kantin.
Keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) ini diduga merupakan dampak dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran. Adhit telah mengabdi selama tujuh tahun sebagai jurnalis TVRI. Sejumlah liputannya banyak mewarnai berita lokal, salah satunya insiden belasan wisatawan terseret ombak di Pantai Drini.
Setelah di-PHK Adhit berencana mengembangkan usaha kuliner dan media sosial sebagai sumber penghasilan baru. "Yang terpenting, Allah pasti memberikan ganti lebih baik," ucapnya penuh harap.
Curahan hati pertama diunggah oleh jurnalis TVRI Yogyakarta, Yusuf Adhitya Pratama melalui akun Tiktoknya. Kemudian, salah seorang penyiar RRI Ternate dengan akun TikTok @aiinizzaa juga mengungkap hal senada.
1. Video Adhit kena PHK yang Viral
Dalam video yang beredar di media sosial, Adhit berpamitan dengan keluarganya sebelum berangkat kerja untuk terakhir kalinya, termasuk ke anaknya yang masih kecil. Ia memeluk istrinya erat sebelum melangkah keluar rumah dengan mengenakan seragam biru TVRI kebanggaannya.
"Disyukuri, pasti ada keindahan, tenang saja," ucap Adhit. Sesampainya di kantor, Adhit juga berpamitan dengan rekan-rekan kerja, termasuk penjaga kantin.
Keputusan pemutusan hubungan kerja (PHK) ini diduga merupakan dampak dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran. Adhit telah mengabdi selama tujuh tahun sebagai jurnalis TVRI. Sejumlah liputannya banyak mewarnai berita lokal, salah satunya insiden belasan wisatawan terseret ombak di Pantai Drini.
Setelah di-PHK Adhit berencana mengembangkan usaha kuliner dan media sosial sebagai sumber penghasilan baru. "Yang terpenting, Allah pasti memberikan ganti lebih baik," ucapnya penuh harap.