Kisah Menarik, Tiga Cowok Kembar Diterima di Kedokteran Bersamaan Lewat Jalur Test Mandiri
Tim langit 7
Kamis, 13 Februari 2025 - 20:39 WIB
Kisah Menarik, Tiga Cowok Kembar Diterima di Kedokteran Bersamaan Lewat Jalur Test Mandiri
LANGIT7.ID-Yogyakarta;Kisah menarik dialami cowok kembar tiga yang semua diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta(UMJ).
Kisah ini sungguh inspiring. Bagaimana tidak, mimpi untuk lolos dan diterima di Fakultas Kedokteran tentu tidak mudah. Seleksinya tentu sangat ketat. Namun hal tersebut berhasil dibuktikan oleh Muhammad Faizi Akbar, Muhammad Faizi Agung dan Muhammad Faizi Amin, mahasiswa baru asal Brebes, Jawa Tengah tersebut berhasil diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta melalui jalur Ujian Mandiri.
Ketiganya adalah alumni pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School(PP MBS) Yogyakarta Angkatan ke-8. Saudara kembar tiga yang kerap disapa Akbar, Agung dan Amin tersebut mengaku bahwa keinginannya untuk menjadi dokter adalah cita-citanya sejak kecil dan juga support secara penuh kedua orangtua.
Amin mengaku bahwa ibunya Limaftukhah adalah seorang wiraswasta yang notabene bukan seorang tenaga kesehatan. Namun ayahnya, bapak Sukijan merupakan pensiunan tenaga medis yang bertugas sebagai seorang perawat gigi. Sementara itu Akbar mengaku, keinginannya menjadi dokter juga dilatarbelakangi meningkatkan kinerja tenaga medis di wilayah kecil, khususnya di Brebes yang merupakan tanah kelahirannya.
“Di Brebes jumlah dokter masih terbatas apalagi dokter spesialis, sehingga menjadi kendala dalam menangani pasien. Harapannya besok setelah lulus bisa terlibat dalam memberikan kontribusi di wilayah kesehatan,”ujar Akbar.
Senada dengan Akbar, Agung dan Amin memilih jurusan kedokteran karena ingin mempelajari terkait banyak penyakit yang nantinya dapat bermanfaat bagi lingkungan, keluarga dan dirinya sendiri. “Kami merasa sangat beruntung memiliki keluarga yang sangat peduli dengan pendidikan anak-anaknya, “tandas Amin.
Tidak seperti pada umumnya, tiga saudara kembar tersebut memiliki hobi yang berbeda. Si Akbar memiliki hobi badminton, sedangkan Agung menekuni bidang pencak silat. Sementara itu, Amin tertarik dengan dunia menggambar. Dalam hal pakaian dan makanan ketiganya juga memiliki selera yang mirip. Menurutnya sejak kecil ayah dan ibunya sering membelikan banyak buku salah satunya novel, sehingga keduanya memiliki ketertarikan yang tinggi terkait membaca. Ketiganya juga tidak pernah berbeda soal sekolah, dari jenjang TK hingga SMA.
Kisah ini sungguh inspiring. Bagaimana tidak, mimpi untuk lolos dan diterima di Fakultas Kedokteran tentu tidak mudah. Seleksinya tentu sangat ketat. Namun hal tersebut berhasil dibuktikan oleh Muhammad Faizi Akbar, Muhammad Faizi Agung dan Muhammad Faizi Amin, mahasiswa baru asal Brebes, Jawa Tengah tersebut berhasil diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta melalui jalur Ujian Mandiri.
Ketiganya adalah alumni pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School(PP MBS) Yogyakarta Angkatan ke-8. Saudara kembar tiga yang kerap disapa Akbar, Agung dan Amin tersebut mengaku bahwa keinginannya untuk menjadi dokter adalah cita-citanya sejak kecil dan juga support secara penuh kedua orangtua.
Amin mengaku bahwa ibunya Limaftukhah adalah seorang wiraswasta yang notabene bukan seorang tenaga kesehatan. Namun ayahnya, bapak Sukijan merupakan pensiunan tenaga medis yang bertugas sebagai seorang perawat gigi. Sementara itu Akbar mengaku, keinginannya menjadi dokter juga dilatarbelakangi meningkatkan kinerja tenaga medis di wilayah kecil, khususnya di Brebes yang merupakan tanah kelahirannya.
“Di Brebes jumlah dokter masih terbatas apalagi dokter spesialis, sehingga menjadi kendala dalam menangani pasien. Harapannya besok setelah lulus bisa terlibat dalam memberikan kontribusi di wilayah kesehatan,”ujar Akbar.
Senada dengan Akbar, Agung dan Amin memilih jurusan kedokteran karena ingin mempelajari terkait banyak penyakit yang nantinya dapat bermanfaat bagi lingkungan, keluarga dan dirinya sendiri. “Kami merasa sangat beruntung memiliki keluarga yang sangat peduli dengan pendidikan anak-anaknya, “tandas Amin.
Tidak seperti pada umumnya, tiga saudara kembar tersebut memiliki hobi yang berbeda. Si Akbar memiliki hobi badminton, sedangkan Agung menekuni bidang pencak silat. Sementara itu, Amin tertarik dengan dunia menggambar. Dalam hal pakaian dan makanan ketiganya juga memiliki selera yang mirip. Menurutnya sejak kecil ayah dan ibunya sering membelikan banyak buku salah satunya novel, sehingga keduanya memiliki ketertarikan yang tinggi terkait membaca. Ketiganya juga tidak pernah berbeda soal sekolah, dari jenjang TK hingga SMA.